Tuesday, 18 September 2018

Beraksi Saat HUT Bhayangkara

Empat Toko Emas Dirampok Sekaligus

Minggu, 1 Juli 2012 — 20:42 WIB
ilustrasi

ilustrasi

LAMPUNG (Pos Kota) – Enam perampok melakukan aksi koboinya di HUT ke-66 Bhayangkara. Dengan menggunakan senjata api dan helm serta sapu tangan penutup wajah, mereka menjarah isi empat toko emas di Pasar Way Dadi, Sukarame, Bandarlampung. Mereka beraksi Minggu (1/7) siang hari atau tepatnya pukul 14.00 WIB.

Keempat toko emas yang dijarah yaitu ‘Toko Emas Ilham’, ‘ Toko Emas Dian’ , ‘Toko Emas Mulia Jaya 99’ dan ‘Toko Emas Baru’ yang lokasinya berderetan satu sama lain hingga kaca-kaca toko mas berantakan akibat dipecahkan dengan 4 kali menembak dan kapak. Pelaku beraksi dengan cepat hanya hitungan 15 menit mampu menjarah isi empat toko dengan menodongkan senjata api kepada pemilik dan kepada warga yang mau mendekat.

Bahkan ketika Ilham salah seorang pemilik toko coba melawan dengan berteriak minta tolong saat itua perampok langsung mengarahkan senjata apinya kepada siapa saja yang datang hendak mendekati toko mas. Pelaku mengancam akan ditembaki. Hal itu membuat para tukang parkir dan warga sekitar ketakutan urung memberikan pertolongan. Mereka hanya bisa melihat para perampok menjarah uang dan mas yang nilainya mencapai ratusan juta rupiah dan mas mencapai ratusan gram.

Sementara Lusi, 40, pemilik Toko Emas Baru terlihat shock karena selain uang dan mas diambil kepalanya juga diketok popor senjata hingga memar. Tamapk Lusi terduduk diam seribu bahasa saat dimintai keterangan. hanya sesekali Lusi menghela nafas panjang menyesali apa yang sudah dialamainya siang itu.

Aparat kepolisian hingga petang melakukan olah TKP di lokasi kejadian dan meminta keterangan para saksi dan para pemilik toko mas. Berapa berat emas yang dirampok masih dihitung.

Kapolresta Bandarlampung, Kombes. M. Nurochman membenarkan adanya laporan aksi perampokan disiang bolong itu dan pihaknya langsung melakukan pengejaran terhadap pelaku yang diduga berjumlah enam orang. (Koesma)

Teks : Ilustrsi