Istri Pelaut Rindu `Jangkar`

Jumat, 6 Juli 2012 — 10:41 WIB
dia-sub

JADI istri pelaut harus siap kesepian, karena suami jarang kumpul di rumah. Tapi rupa-rupanya Julaiha, 35, tak tahan kedinginan berbulan-bulan. Diam-diam istri pelaut ini memasukkan PIL ke dalam kamarnya. Tapi sial, baru saja “jangkar” lain itu beraksi, eh…Idrus, 40, pulang. Kacau dah semuanya.

Yang namanya pelaut, kehidupannya selalu di tengah laut. Kalau pelaut lebih banyak di darat, itu bukan pelaut namanya. Ini sama saja dengan Mentri Luar Negeri, tapi tak pernah ke luar negeri. Kalau keluar negeri, selalu ngintil presidennya, …..Gus Dur. Tapi ya harus dimaklmi, sebab di jaman itu, Gus Dur senang sekali mengganti mentrinya saat yang bersangkutan sedang ke luar negeri.

Idrus warga Perumahan Kelapa Sawit, Kelurahan Perdamean, Kecamatan Stabat, Langkat, memang pelaut sejati. Dia baru pulang ke rumah paling-paling enam bulan sekali, ketemu anak istri. Jika kebetulan sedang pulang, udah deh……, ngamaaar saja bersama istri. Rapel. Maklum jarang ketemu, suasana jadi seperti pengantin baru kembali. Dan setelah Idrus kembali ke kapal, kehidupan yang selalu sepi melanda Julaiha dalam keseharian.

Nah, di kala jauh dari suami, dia berkenalan dengan lelaki muda. Penampilannya simpatik, tongkrongannya boleh juga, nggak tahu “tangkringan”-nya. Ternyata perkenalan itu terus berlanjut, karena Heru, 33, sering menghubunginya, dan kepengin main ke rumahnya. Sebetulnya nggak enak juga. Tapi kata orang-orang tua, banyak tamu kan banyak rejeki. Akhirnya, di kala suami tak di rumah, Julaiha menerima tamu lelaki di rumahnya.

Ternyata, begitu tahu bahwa suami Julaiha seorang pelaut, Heru semakin ngglibet saja. Rupanya dia tak sekedar kenalan belaka, tapi mau lebih dari itu. Tak cukup hanya bergaul, jika memungkinkan mau juga menggauli. Buktinya, Heru sudah berani melancarkan rayuan-rayuan maut. “Kangenmu dengan suami kan selalu “dibintangi”, mending kangen-kangenan sama saya saja.” Begitu Heru melancarkan rayuan gombal.

Awalnya Julaiha mencoba menepiskannya. Tapi karena sebagai bini pelaut sebetulnya sangat rindu “jangkar”, akhirnya tak berdaya juga. Pada saatnya, istri Idrus ini betul-betul bertekuk lutut dan berbuka paha untuk PIL baru yang bernama Heru. Dan ternyata benar. Tongkrongan Heru memang sesuai dengan “tangkringan”-nya.

Sejak saat itu Heru – Julaiha sering jalan bareng. Capek berkoalisi, kemudian “eksekusi” dalam hotel. Tapi demi penghematan, kadang Julaiha berani juga membawa PIL-nya ke dalam kamar pribadinya. Pendek kata, mereka sudah bak pasangan suami istri saja. Karena kemudian, bukan sekali dua Heru menginap di rumah kekasih gelapnya.

Lelaki dimabuk asmara memang sering kehilangan kewaspadaan nasionalnya. Begitu pula Julaiha. Tanpa dinyana, Idrus yang menurut jadwal baru akan kembali 3 bulan lagi, eh…kemarin dulu datang tengah malam pas Heru tidur di rumahnya. Paling celaka lagi, dia sempat melihat bagaimana malam itu Julaiha tengah disetubuhi tamu asing di dalam kamarnya.

Idrus segera menghubungi pengurus RT, untuk menggerebek pasangan mesum itu. Sayang kalah cepat. Ketika warga mendobrak pintu kamar Julaiha, keduanya sudah raib lewat jendela, dan hingga kini tak pernah kembali. Rupanya Heru – Julaiha terus bersatu-padu dalam syahdu, karena istri Heru juga kehilangan suami. Sejak terbongkarnya kasus itu, Heru sudah beberapa hari tak kembali.

Idrus nganggur, istri Heru juga nganggur. Kalau cocok,  kawin saja kenapa. (JPNN/Gunarso TS)

  • Ruslan

    Berzinah itu memang dibantu segalanya oleh setan, dulu saya pernah mengalaminya bagaimana tidak selain pandangan dibutakan kemamapuan sex juga ditambahkan, jika dengan istri paling lama bersetubuh hanya 20-25 menit, tapi jika dengan selingkuhan bisa 45 menit sampai 1 jam, padahal sama-sama tidak mengunakan obat apapun atau dalam keadaan normal saja. entahlah itu hanya sugesti atau memang dibantu kekuatan setan.

  • Hj. Yanthie Susanthie

    Jangan menjadikan kesepian sebagai alasan untuk berbuat zinah, banyak hal yang dapat dilakukan untuk mengatasi rasa kesepian bahkan lebih bermanfaat, contoh ; bekerja dan meniti karier dapat melupakan rasa ingin berzinah, mengaji bersama ibu-ibu tetangga dapat mengatasi rasa kesepian dan menjalin tali silaturahmi serta mendapat pahala.
    Wirausaha yang halal juga dapat mengusir rasa kesepian dan dapat menjauhi perbuatan zinah, bila ada keinginan rasa sex pada diri kita sedangkan suami tidak ada atau kerja di luar kota, sebaiknya kita ambil air wudhu dan sholat lalu zikir, insyallah…rasa sex yang dirasakan akan hilang, Allah SWT akan selalu menjaga hambanya bila hambanya selalu ingat dan berusaha mengikuti semua perintah Allah SWT, sehingga kesetiaan dan predikat istri sholeha akan kita dapatkan, maka pintu surga selalu terbuka lebar bagi wanita sholeha, AMIN…!!!!

Terbaru
Terpopuler
Rabu, 1 Juli 2015 — 23:28 WIB
Uncategorized
Rabu, 1 Juli 2015 — 23:15 WIB
Hankam
Rabu, 1 Juli 2015 — 23:08 WIB
Peristiwa
Rabu, 1 Juli 2015 — 22:56 WIB
GosipSip
Rabu, 1 Juli 2015 — 22:48 WIB
Ekonomi
Rabu, 1 Juli 2015 — 22:35 WIB
Bogor
Rabu, 1 Juli 2015 — 22:28 WIB
Hankam
Rabu, 1 Juli 2015 — 22:28 WIB
Uncategorized
Rabu, 1 Juli 2015 — 22:21 WIB
Hankam
Rabu, 1 Juli 2015 — 22:19 WIB
Polres Pelabuhan Priok Santuni Yatim
HUT Polri Tidak Lagi Acar Serimonial
Jakarta