Wednesday, 26 July 2017

Jokowi Kembali Ceritakan Sukses Kelola Solo

Selasa, 10 Juli 2012 — 16:11 WIB
jokosolo107

JAKARTA (Pos Kota)- Memanfaatkan hari tenang, cagub Jokowi memilih mengkampanyekan keberhasilan kota Solo yang masuk sebagai finalis Most Adimired Knowledge Enterprise (MAKE), Selasa (10/7). Cagub yang diusung PDI P dan Partai Gerindra tersebut meninggalkan semua atribut kampanyenya seperti baju kotak-kotak dan kartu pintarnya.

“Saya membangun Solo ibarat mengubah pasar becek, basah dan berantakan menjadi pasar yang rapih dan modern dengan gedung bertingkat,” papar Jokowi.

Demikian pula saat menangani pedagang Kaki-5. Ia menggiring pedagang Kaki-5 dari atas pedistrian menuju stand-stand yang lebih manusiawi dan teratur. Dan untuk menata pedagang Kaki-5, Jokowi mengaku melakukan pertemuan hingga 54 kali baik melalui undangan makan siang maupun makan malam bersama para pedagang.

“Pertama masuk pemerintahan, yang paling penting digarap adalah tata kelola keuangan, manajemen anggaran,” ungkap Jokowi yang sukses mengubah Kota Surakarta menjadi kota The Spirit of Java.

Menurut Jokowi, sebuah kota harus memiliki diferensiasi. Apa yang dilakukannya mengubah imej bahwa kota di manapun podo wae, sama rasa dan sama rata. Tapi tidak dengan Solo. Perubahan di Solo dimulai dengan mengubah sistem, dan menerapkan manajemen yang baik.

Selain sukses memanusiakan pedagang Kaki-5, ia juga berhasil mengubah kesan Kota Solo sebagai kota tak bersahabat menjadi kota yang ramah. Pagar tinggi yang melindungi banyak perkantoran, instansi dan kawasan elite telah diganti dengan pagar berupa tanaman yang ramah lingkungan dan jauh lebih bersahabat. (inung)

Teks : Joko Widodo