Monday, 19 November 2018

Pabrik Shampo Palsu Digerebek, Pemilik Keliaran

Selasa, 10 Juli 2012 — 10:27 WIB
polisi

BOGOR (Pos Kota) – Polres Bogor terus menyelidiki kasus pemalsuan shampo yang pabriknya di Rumpin, Kab, Bogor, telah digerebek. Polisi juga belum berhasil meringkus pemilik pabrik yang kabur.

“Selain mencari pemilik pabrik, kami juga mengembangkan kasus ini. Bisa jadi, shampo telah diedarkan ke daerah-daerah lain,” ujar Kasat Reskrim Polres Bogor, AKP Imron Ermawan, Senin (9/7).

Diberitakan sebelumnya, pabrik shampo di Kampung Cicangkal, Desa Sukamulya, Kecamatan Rumpin, Kabupaten Bogor digerebek polisi. Dari tempat itu disita bahan dan alat serta 144 sachet shampo siap jual. Seorang sopir pabrik juga digelandang ke kantor polisi.

Dalam pemeriksaan, sambung AKP Imron, diketahui sabun pencuci rambut itu dijual dengan sasaran warung-warung tradisional. Satu sachet dijual Rp500. “Mereka hanya memproduksi shampo dalam kemasan sachet, bukan dalam bentuk botol,” katanya.

Pelaku pemalsuan itu akan dijerat dengan Pasal 90, 91,93 dan 94 Undang-undang nomor 15 tahun 2001 tentang Merek dengan ancaman hukuman maksimal 5 tahun penjara dan pasal 130 dan 131 Undang-undang nomor 14 tentang Hak Paten dengan ancaman maksimal 4 tahun penjara. (yopi/yp)