Sunday, 18 November 2018

Operasi Patuh Jaya di Ciracas, 135 Motor Terjaring

Rabu, 18 Juli 2012 — 20:35 WIB
Razia Patuh Jaya 2012-n

PASAR REBO (Pos Kota) – Guna meningkatkan disiplin para pengguna kendaraan bermotor, yang sangat saat ini semakin berkurang, unit Lantas Satwil Jaktim menggelar Operasi Patuh Jaya 2012 di Jl. Raya Bogor, Ciracas, Jakarta Timur tepatnya diseputaran fly over Pasar Rebo, Rabu (18/7). Dari hasil operasi tersebut sebanyak 135 pengguna kendaraan bermotor terjaring razia dan langsung ditilang petugas.

“Operasi ini guna mengembalikan tingkat disiplin masyarakat dalam berkendara, tujuannya untuk menciptakan rasa aman bagi masyarakat wilayah DKI Jakarta,” kata Kabagops Dirlantas Polda Metero Jaya AKBP Budiyanto, usai memimpin apel operasi Patuh Jaya 2012 di Pasar Rebo, Jakarta Timur, Rabu (18/7).

Dikatakan Budianto, Operasi Patuh Jaya sendiri digelar sejak 16 Juli kemarin hingga 29 Juli mendatang. Dalam operasi tersebut, 120 Personil gabungan terdiri dari Anggota Lantas Sabhara, Provos dan Intel dari Polres Jakarta Timur, Dinas Pehubungan (Dishub) Jakarta Timur serta Satuan Polisi Pamong Praja (satpol PP) dikerahkan.

Ditambahkan Kasat Lantas Satwil Jaktim, AKBP Supoyo dalam operasi di hari ketiga ini 135 pengguna kendaraan bermotor terjaring razia. Pelanggarannya berbagai macam mulai dari tidak memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM)   pajak Surat Tanda Kendaraan Bermotor (STNK) yang mati, serta sepeda motor yang tidak menyalakan lampu. “Yang paling utama diperiksa petugas adalah kelengkapan surat-surat kendaraan bermotor,” kata Kasat.

Menurut Kasat, dari 135 pelanggar, 32 diantaranya angkutan  umum, 76 sepeda motor dan 29 kendaraan masuk jalur Busway. Semuanya pun langsung ditindak petugas dengan menilangnya demi memberi efek jera. “Semua pelanggar langsung kita tilang ditempat, tujuannya agar mereka kembali disiplin dan melengkapi surat-surat kendaraannya,” ujar.

Sementara itu, Dishub yang juga ikut dalam operasi Patuh Jaya, menilang angkutan umum yang para sopirnya tidak menggunakan seragam. Menurut Kepala seksi penindakan Suku Dinas Perhubungan Jakarta timur, Budi Sugiantoro, setidaknya ada 40 angkutan umum yang ditilang petugas. “40 sopir mikrolet, KWK, dan metro mini langsung kita tindak karena tidak menggunakan seragam,” ungkap Budi. (Ifand/dms)

Petugas lantas satwil Jakarta Timur, tengah menilang pengendara dalam operasi patuh jaya 2012. (Ifand)