Tuesday, 18 September 2018

Kawanan Pembobol ATM Dibekuk

Jumat, 20 Juli 2012 — 20:19 WIB
Pembobol ATM

DEPOK (Pos Kota) – Polisi Polresta Depok dan Polsek Pancoran Mas menangkap kawanan pembobol mesin anjungan tunai mandiri (ATM). Para tersangka diketahui meraup ratusan juta rupiah dari aksi mereka membobolan sejumlah ATM di berbagai lokasi.

Barangbukti : alat-alat dipakai pelaku pembobol ATM yang dibekuk di Depok. (Angga)

Kapolresta Depok, Kombes Mulyadi Kaharni menyatakan, empat orang tersangka adalah Rudi Irsa, 26, Arwan Syah, 28, Salman Aris, 28, dan Mad Syafei, 30, mereka dibekuk tim buser di sejumlah lokasi berbeda.

Mulanya petugas menangkap  Salman, di Jalan Raya Sawangan, kawasan Parung Bingung, Pancoran Mas, Selasa (17/7) yang lalu. Setelah itu dalam pemeriksaan dikembangkan dan menangkap tiga orang tersangka lainnya, pada Jumat (20/7) dini hari.

“Pelaku membobol ATM dengan menempelkan batang korek api di lubang untuk memasukkan kartu. Saat ada korban memasukkan atm, otomatis kartu korban akan tersangkut. Baru pelaku beraksi berpura-pura menjadi petugas call center dengan meminta nomor PIN korban lalu menguras isinya ,” ujar Mulyadi.

Tiap pelaku mempunyai tugas dan peran masing-masing, Rudi bertugas memasang atau penempel stiker call center palsu yang tertulis nomor telepon ialah 08994268666. Selanjutnya Rudi mengganjal mesin kartu atm dengan lidi, lalu ia menunggu hingga ada korban yang kartunya tertelan di luar mesin ATM.

Di saat itulah tersangka lainnya, yakni Salman datang dan berpura-pura membantu dengan menyuruh korban untuk menghubungi nomor yang tertera didinding tersebut.

Padahal, nomor yang dihubungi korban bukanlah nomor customer service bank, melainkan nomor Salman.

Setelah kondisi dirasa aman, dan korban pun telah menyerahkan nomor PIN dan nomor rekening, ke dua tersangka lainnya, Arwan dan Mad Syafei datang untuk menguras.  “Pelaku mencari sasaran ATM daerah sepi. Sehingga di saat ada kesempatan pelaku mencoba menipu korban dan menguras isi atam karena pelaku memegang pin yang diberikan korban,” katanya.

Hasil kejahatan pelaku, petugas berhasil mengamankan barang bukti berupa, uang senilai Rp. 500 ribu, 2 gergaji besi untuk mengambil kartu ATM yang macet, 7 batang lidi, satu gunting, dan puluhan kartu ATM milik korban.

Sementara itu, Kapolsek Pancoran Mas, Kompol Agus Salim mengatakan tersangka beraksi sudah dua tahun lamanya. Keuntungan didapat bervariasi ada sampai puluhan juta bahkan ratusan juta.

“Wilayah sasaran tersangka meliputi Depok, Jakarta Selatan, dan Bogor. Dengan paling banyak temuan modus operandi sebanyak 7 kali beraksi di wilayah Depok,” ujarnya.  (Angga/dms)