Sunday, 18 November 2018

Dapat Lapar dan Haus

Sabtu, 21 Juli 2012 — 15:10 WIB

Assalamu`alaikum Wr Wbr.
IBADAH puasa Ramadhan sungguh berbeda dengan ibadah lain. Karena ibadah ini memiliki kedudukan tersendiri di sisi Allah SWT. Dan pahala yang diberikan Allah SWT, tentu berlipat ganda dari hari biasa, sesuai kualitas puasa seorang hamba. Untuk itu, semakin baik kualitas puasa seseorang hamba, semakin besar pula pahala yang didapat, namun sebaliknya, bila kualitas puasanya jeblok, tentu yang didapat hanyalah  sekadarlapar dan haus doang.

Rasulullah SAW bersabda: “Berapa banyak orang berpuasa hanya mendapatkan rasa haus dan lapar dari puasanya,” (HR Ibnu Majah).

Sebagaimana disyariatkan, puasa tidak hanya sekadar  menahan rasa lapar dan haus serta hawa nafsu. Tapi, harus mampu menjadikan puasa sebagai benteng diri dari berbuat dosa. Jangan melakukan perbuatan sia-sia, sehingga mengurangi nilai-nilai puasa itu sendiri. Misalnya masih doyan berbohong atau berkata palsu, ngomong jorok, bergunjing, memfitnah dan seterusnya.

Kalau hal-hal seperti itu masih terjadi, sebenarnya kita sendiri sudah dapat menerka,  bakal dapat nilai berapa puasa kita pada  hari ini. Karena larangan sudah jelas dan tegas disampaikan oleh Rasulullah SAW.

Layak lah kalau kita bertanya pada diri sendiri, “Apakah puasaku pada hari ini sesuai perintah  Allah SWT?”

Saudaraku….
Makin berat tantangan, tentu hasilnya akan memuaskan, apabila seorang hamba berhasil melaluinya dengan cemerlang. Sebagai manusia yang dhaif (lemah), tentu tidak terlepas dari salah dan dosa. Mumpung sekarang bulan penuh ampunan dan barokah,Yuk kita belajar sambil memperbaiki diri. Insya Allah…

Wassalam
syamsir_bastian@yahoo.com