Thursday, 14 December 2017

Stok Melimpah, Harga Ayam Merangkak Naik

Senin, 23 Juli 2012 — 14:20 WIB
pedagang-ayam

SENEN (Pos Kota)- Meski stok melimpah, harga daging ayam negeri terus merangkak naik. Awal pekan ini harga daging unggas tersebut sudah menembus angka Rp 38 ribu per ekor.

“Sabtu kemarin masih Rp 37 ribu, selang sehari udah naik lagi,” keluh Ny Nisrina, warga Cikini, Senin (23/7).

Meski tergolong mahal, Ny Nisrina terpaksa membeli daging ayam negeri. “Dari pada beli daging sapi cuma dapet dikit, ayam gak apa-apa,” lanjutnya.

Abdullah, pedagang daging ayam mengatakan tak bisa berbuat apa-apa dengan kenaikan harga daging ayam negeri. “Dari sononya masih mahal, jadi mau bilang apa,” katanya.

Ia sendiri tidak tahu mengapa harga daging ayam negeri terus merangkak naik. Padahal stok dipasaran tergolong melimpah.”Saya bawa 80 ekor saja nggak abis,” tukasnya.

Diperkirakan kenaikan harga daging ayam negeri ini berkaitan dengan mahalnya daging sapi. Akibat harga daging sapi mahal, banyak warga beralih ke daging ayam negeri.

Sementara itu harga daging sapi untuk rendang masih berkisar Rp 80 ribu per kg. Sedang untuk kualitas super (Has) Rp 85 ribu per kg.

Untuk harga-harga sayuran sejauh ini tidak ada kenaikan harga meski relatif masih mahal. Kol gepeng masih Rp10 ribu per kg, buncis Rp 8 ribu per kg, kentang Rp 7 ribu, bawang merang Rp 18 ribu dan bawang putih Rp 21 ribu per kg. Cabe merah keriting terpantau Rp 32 ribu, cabe merah besar Rp25 ribu per kg dan cabe hijau besar Rp 15 ribu per kg.

Harga telor ayam negeri masih bertahan pada Rp 21 ribu per kg, gula pasir lokal Rp 12 ribu per kg, minyak goreng curah Rp 11 ribu per liter dan tepung terigu Rp 8 ribu per kg. (Inung)

Foto Ilustrasi