Senin, 23 Juli 2012 21:52:10 WIB

Pembangunan MRT Molor

Terminal Lebak Bulus Dipindah? Belum Tahu Tuh!

ilusterminal

CILANDAK (Pos Kota) – Rencana pemindahan Terminal Bus dan Stadion Sepakbola Lebak Bulus usai Lebaran nanti berkaitan dengan pemakaian lahan untuk depo Mass Rapid Transit (MRT) masih banyak belum diketahui calon penumpang maupun sopir angkutan umum . Mereka malah menilai pembangunan MRT bakal mundur lagi seperti sebelumnya.

“Wah.. ngak dipikirin tuh. Mau pindah atau tidak yang penting cari uang maupun kerja aja seperti hari biasa apalagi menjelang Lebaran maupun usai Lebaran nanti,” kata Umar, sopir Angkot Ciputat – Lebak Bulus, Senin (23/7).

Menurut dia, informasi adanya pembangunan depo untuk MRT di kawasan lapangan dan terminal bus Lebak Bulus memang sudah setahun lalu didengar. Bahkan, belakangan semakin ramai diberitakan kalau terminal bis maupun lapangan tak bisa dipergunakan untuk warga atau masyarakata lainnya.

Proyek yang diperkirakan menelan dana Rp 16 triliun atau sekitar 144 miliar yen. sekitar 83,3% dibiayai pinjaman Japan International Cooperation Agency (JICA), dan sisanya sekitar 120 miliar yen akan menggunakan APBD DKI Jakarta dan APBN. kini memang terus berjalan khususnya sosilaisasi maupun musyawarah mengenai ganti rugi lahan yang bakal terkena proyek MRT di tujuh kelurahan mulai dari Lebak Bulus hingga Dukuh Atas, Jl. Jend. Sudirman, Jakpus sepanjang 15,7 Km.

Sitanggang, sopir lainnya, menilai hampir seluruh pengemudi atau calon penumpang yang naik di terminal bis ini tentunya memiliki pemikiran yang sama berkaitan program pemerintah DKI Jakarta untuk merubah kawasan ini menjadi depo MRT. “Jangankan depo untuk melanjutkan proyek angkutan massal Rasuna Said ke Senayan saja sampai sekarang tak kunjung selesai,” tuturnya.

Terlebih, tambah dia, dua bulan belakangan ini kegiatan Pemilukada DKI Jakarta putaran ke dua akan berlangsung sehingga mereka akan sibuk dengan kegiatan pemilihan kepala daerah tersebut sehingga rencana pembangunan bisa saja diundur atau batal. Walaupun, di sepanjang ruas Jl. Raya RS Fatmawati sudah mulai dilakukan pelebaran badan jalan.

SIAPKAN DULU TERMINAL

Sejumlah warga dan calon penumpang angkutan umum, menilai Pemda DKI Jakarta hendaknya tak terburu-buru dalam menutup atau membongkar terminal bis tersebut karena masih dipergunakan warga atau calon penumpang lainnya.

“Kalaupun memang proyek itu dilaksanakan seharusnya sarana penunjang lain khususnya sub terminal bis maupun lainnya sudah disiapkan terlebih dulu. Jangan sampai terminal dan lapangan tak bisa dipergunakan angkutan umum ngetem dan berhenti seenaknya di sejumlah ruas kawasan Lebak Bulus,” tutur Ny. Irma, warga Ciputat.

Camat Cilandak Sayid Ali maupun Lurah Lebak Bulus M. Arief, mengatakan sampai saat ini belum ada kegiatan pembangunan secara fisik maupun pembongkaran. “Kemungkinan bulan Oktober 2012 mendatang kegiatan baru terlihat di lokasi,” tuturnya.

Luas lahan awalnya hanya 7000 meter tapi nantinya akan mencapai sekitar 10 ribu meter atau 1 Ha karena bukan hanya stadion saja yang terkena tetapi terminal juga harus pindah.”

Dalam memperlancar pembangunan MRT kegiatan pembebasan bakal terjadi di Kel. Gandaria Selatan, Cipeter Selatan, Lebak Bulus dan Cilandak Barat ada sekitar 371 bidang tanah yang bakal dibebaskan karena proyek MRT ini. “Lima bidang tanah yang sudah dibebaskan di Kel. Lebak Bulus dari 64 bidang yang ada,” ujarnya.

Untuk Cilandak Barat ada 157 bidang, ujarnya sedangkan Cipete Selatan dan Gandaria Selatan terdapat sekitar 150 bidang. “Untuk Lebak Bulus ada 11 bidang yang siap dibayar dan Cilandak Barat ada 18 bidang yang sedang musyawarah harga,” tambahnya. “Semua sesuai dengan NJOP atau sekitar lebih dari Rp 9,6 juta/M2 belum termasuk tanaman, bangunan dan lainnya yang bakal terkena pembebasan lahan.

Asisen Pembangunan Jaksel Ny. Tri Wahyuning Diah didampingi Kasudin Olahraga dan Pemuda M. Yusuf , mengatakan untuk lahan penganti stadion Lebak Bulus memang sudah ada yaitu di Kel. Ulujami, Pesanggrahan.

“Untuk pembebasan atau dana anggaran berasal dari Dinas Olaharaga dan Pemuda DKI Jakarta dan direncanakan mulai dibebaskan tahun 2012 sekarang,” tuturnya. “Sekarang belum ada kegiatan sama sekali baik di Lebak Bulus maupun Ulujami.” (anton)

Teks :Terminal Bus Lebak Bulus yang bakal dibongkar untuk depo MRT dimasa mendatang. (anton)

Baca Juga

Comments are closed.

© "Poskota", "Poskota Online" adalah merk dagang milik PT. Media Antarkota Jaya. Poskota diterbitkan oleh PT.Media Antarkota Jaya sejak 15 April 1970 di Jakarta. Izin Usaha: SIUPP No. 0088/SK/Menpen/SIUPP A/7 1986 13 Maret 1986.