Sunday, 18 November 2018

DPRD Purwakarta Pertanyakan Kenapa Jatah Raskin Bekurang

Selasa, 24 Juli 2012 — 10:41 WIB
raskinkurang247

PURWAKARTA (Pos Kota) – Pemkab Purwakarta, Jawa Barat harus bertanggungjawab terkait berkurangnya jatah beras miskin (raskin) bagi RTS-PM di Kab Purwakarta. Terkait hal itu, Komisi IV Purwakarta bertekad menelusuri siapa yang berperan hingga jatah raskin berkurang.

” Kami pengen tahu, proposal apa yang telah Anda ajukan ke TNP2K hingga kuota RTS-PM untuk raskin Purwakarta berkurang dan menuai protes dari warga miskin penerima raskin?,” tanya Thoha Maksun, anggota Komisi IV DPRD Purwakarta , kepada Kepala BPS Purwakarta terkait berkurangnya jumlah gakin penerima raskin di Purwakarta, di Gedung DPRD Purwakarta, Senin (23/7).

Diakui Thoha, pihaknya tidak yakin kalau berkurangnya kuota penerima raskin karena proposal yang dibuat Pemkab Purwakarta dan diajukan BPS ke TNP2K, menyebut jumlah gakin Purwakarta berkurang. “Makanya tolong Kabag Perekonomian Pemkab Purwakarta kami minta draft proposal itu. Karena kami tak pernah diberitahu soal perumusan raskin ini,”tegasnya.

Ketua Komisi IV DPRD Purwakarta, Dian Kencana menyatakan, komisinya membidangi Kesejahteraan Rakyat menerima surat pengaduan warga miskin yang tahun ini tak menerima raskin. “Makanya hari ini kita undang semua pihak terkait kisruh berkurangnya jatah raskin Purwakarta ini,”terang Dian.

Upaya selanjutnya, kata Dian, pihaknya akan melakukan komunikasi dengan TNP2K (Tim Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskinan) Pusat di Jakarta menyoal berkurangnya jatah penerima raskin di Kab Purwakarta.

“Kita akan mengkomunikasikan dengan TNP2K kenapa jumlah diajukan BPS sebesar 82.720 RTS-PM yang direalisasi hanya 57.850 RTS-PM. Apakah ada yang salah dari Purwakarta, hingga pusat memangkas jatah raskin Purwakarta?,” tanya politisi Golkar tersebut.

Kepala BPS Purwakarta Asep Riyadi mengakui pihaknya tak tahu kenapa jumlah RTS-PM untuk penerima raskin di Purwakarta tahun ini berkurang. “Karena jumlah RTS-PM yang diajukan ke pusat itu 82.720. Ketika terjadi pengurangan signifikan, kita juga tidak tahu,” jelasnya seraya mengatakan, proposoal dari Pemkab Purwakarta bukan dalam bentuk pengurangan kuota raskin tetapi bentuk kegiatan yang akan dilakukan di Purwakarta.

Kabag Perekonomian Pemkab Purwakarta, Taufik Rahman berjanji secepatnya menyelesaikan kisruh berkurangnya jatah penerima raskin di Purwakarta. ” Sesuai Surat Edaran Menko Kesra bahwa harus dilakukan data ulang RTS-PM ini makanya kita proyeksikan akhir bulan ini data raskin diselesaikan. Kami pastikan tak lagi ada gejolak soal berkurangnya raskin. Secepatnya kita selesaikan dan gakin kembali dapat menikmati beras murah lagi,” pungkasnya. (dadan)

Teks : Pertemuan anggota DPRD Purwakarta dengan BPS soal beras miskin