Tuesday, 20 August 2019

Harga Masih Melambung

Tahu-Tempe Nongol Lagi

Sabtu, 28 Juli 2012 — 21:47 WIB
ilustempe

JAKARTA (Pos Kota) – Setelah sempat menghilang dari pasaran, tempe dan tahu mulai nongol kembali, Sabtu (28/7). Makanan berbahan baku kedelai tersebut sempat hilang dari pasaran selama tiga hari akibat aksi mogok produksi dari para produsen tahu tempe yang bergabung dalam Koperasi Pengrajin Tahu Tempe Indonesia (KOPPTI) Jakarta.

“Lega, akhirnya bisa makan tahu dan tempe lagi,” ujar Ny Iis, warga Mampang Prapatan, Jaksel. “Tapi, sayang harganya melambung.”

Ia mengaku menghilangnya tahu tempe dari pasaran sempat membuat pusing kaum ibu rumah tangga. Sebab selain rasanya yang sudah familiar, tahu tempe adalah jenis makanan yang murah meriah.“Nggak ada tahu tempe, rasanya susah sekali ngatur menu buka dan sahur,” tambahnya.

Pemantauan di pasar Mampang Prapatan, beberapa pedagang sudah mulai menjajakan tahu tempe seperti biasanya. Hanya ada kenaikan harga dua komoditas tersebut sekitar 30 persen.

HARGA NAIK

Tempe potongan kecil yang biasa dijual Rp2000, naik menjadi Rp3000 per potong dan tahu yang biasanya dijual Rp2000 per potong besar, dijual menjadi Rp 2.500 per potong. “Tempe dan tahu segudang banyaknya. Sudah gampang didapat,” kata Sutrisno, pedagang sayuran keliling.

Munculnya tahu tempe tersebut dikatakan Sutrisno membuatnya lega pedagang. Karena selama tahu tempe menghilang, banyak kaum ibu yang memprotesnya. “Yang mogok siapa, yang kena semprot tukang sayur,” tukasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, tahu tempe sempat menghilang dari pasaran di wilayah Jakarta sejak Rabu pagi (25/7). Menghilangnya tahu tempe tersebut terkait aksi mogok anggota KOPPTI yang memprotes kenaikan harga kedelai.

Setelah ada negosiasi antara Pemprov DKI Jakarta dalam hal ini Dinas UKM Koperasi dan Perdagangan serta Menperindag, akhirnya para perajin tempe bersedia berproduksi lagi. (inung/b)