Minggu, 29 Juli 2012 16:13:12 WIB

Ibu Hamil Naik Motor, Tewas Disambar Kereta Api

Gg.Kedondong-n

DEPOK (Pos Kota) – Ibu hamil tewas mengenaskan tertabrak KRL Ekpress di perlintasan tanpa palang Gang Kedondong, Kelurahan Kemiri Muka, Kecamatan Beji, Minggu (29/7) sekitar pukul 13:30. Sedangkan saudara kembar dan seorang keponakan perempuan berusia tiga tahun selamat.

Peristiwa tertabrak kereta pertama saat bulan puasa di pintu perlintasan Gang Kedondong. Saat motor yang dikendarai oleh Rina, saudara korban sedang memboncengi keponakan perempuan dan korban adalah saudara kembarnya sendiri bernama Rini Azis.

Korban Rini Azis, 30, warga Beji Kembangan ini panik dan langsung turun dari motor ketika warga memberitahukan ada kereta lewat dari arah Bogor ke Jakarta. Lalu  tubuh perempuan diduga sedang hamil lima bulan ini tersambar kereta Ekspress dan terpental lima meter ke pinggir perlintasa hingga tewas seketika.

Petugas polisi dibantu warga mengevakuasi jasad korban tewas ketabrak kereta dibawa ke rumah sakit. (Angga)

“Pengendara motor dan anak kecil perempuan masih tetap berada di atas motor. Lalu karena korban yang panik maju ke depan dan berdiri di atas perlintasan rel arah Bogor ke Jakarta tertabrak dan terpental,”ujar Farid Firdaus, warga setempat tidak jauh dari lokasi kecelakaan tersebut.

Farid,23, karyawan swasta ini sedang nongkrong di dekat pintu perlintasan sudah mencoba teriaki korban ada kereta lewat. Namun teriakan itu tidak dihiraukan, sampai akhirnya tewas tersambar kereta hingga terluka parah darah segar yang terus mengalir dari hidung dan kepala.

“Pada saat kejadian pihak keluarga langsung datang dan ikut membantu evakuasi korban dibawa ke Polsek Beji,”ungkapnya.

Pada saat kejadian, tidak banyak aktifitas kendaraan yang lewat lalu lalang. Jalan yang sepi dan tidak melihat ada kereta lewat, mengakibatkan korban tersambar kereta hingga tewas dilokasi.

Menurut AKP Agus Widodo, Kapolsek Beji, untuk saat ini korban akan dievakuasi ke rumah sakit Polri Kramat Jati untuk dilakukan visum. “Pihak keluarga akan menemani korban perjalanan ke rumah sakit, setelah itu akan segera dikuburkan,”paparnya saat dihubungi Poskota lewat ponselnya.

Agus menambahkan, berdasarkan keterangan dari beberapa saksi mata mengatakan bahwa korban panik ketika motor yang dikendarai tiba-tiba mogok. Dan palang pintu darurat yang dibuat warga sudah ditutup dari arah Gang Kedondong.

“Saat itu korban baru akan keluar dari Gang Kedondong menuju arah Depok, belum sempat melintasi pintu palang kedua yang masih terbuka korban sudah tewas tertabrak. Sedangkan dua orang lagi selamat bersama motor karena bisa mengindar,”demikian. (Angga/dms)


Baca Juga

© "Poskota", "Poskota Online" adalah merk dagang milik PT. Media Antarkota Jaya. Poskota diterbitkan oleh PT.Media Antarkota Jaya sejak 15 April 1970 di Jakarta. Izin Usaha: SIUPP No. 0088/SK/Menpen/SIUPP A/7 1986 13 Maret 1986.