Wednesday, 28 June 2017

Linda Gumelar Buka Pameran Kerajinan di Papua Barat

Senin, 30 Juli 2012 — 1:39 WIB
Linda-n

MANOKWARI (Pos Kota) – Peran kaum perempuan di Papua kian penting terutama membantu suami dalam mencari sumber ekonomi keluarga.

“Pembangunan akan berjalan baik bila dapat melaksanakan kesetaraan gender. Ada keadilan antara laki-laki dan perempuan dalam pembangunan. Untuk menjadikan perempuan berkualitas maka harus ditingkatkan pendidikan, kesehatan, pemberdayaan ekonomi,” ujar Menteri Negara Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Meneg PP dan PA) Linda Amalia Sari Gumelar saat membuka Pameran Kerajinan Perempuan Asli Papua, Minggu di Manokwari, Papua Barat.

Linda mengaku gembira perkembangan kesetaraan gender di Papua menunjukkan rel yang benar dan postifif, meski harus terus didorong oleh Pemda setempat dan pemerintah pusat.

Linda mengatakan, lewat pameran yang dilaksanakan secara rutin diharapkan dapat menumbuhkan kemampuan perempuan asli Papua dalam perannya meningkatkan kesejahteraan. “Ini merupakan semangat dari Perempuan Majelis Rakyat Papua Provinsi Papua Barat (MRPB) untuk memberdayakan perempuan asli Papua. Ini satu langkah sangat baik dan perlu diteruskan,” ujar Linda.

Pameran kerajinan perempuan asli Papua dilaksanakan oleh Pokja MRPB dan dirangkai dengan kegiatan Dialog Eksklusif. Tampil sebagai pembicara Meneg PP dan PA, Kepala UP4B, Gubernur Papua Barat, Ketua MRPB, dll.

Di awal sambutannya, Meneg PP dan PA Linda Amalia Sari Gumilar menyampaikan pesan dari Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan Ibu Negara Ani Yudhoyono untuk perempuan asli Papua. “Sebetulnya hari ini saya ada sidang kabinet, tapi karena ada acara pembukaan pameran ini, saya diijinkan oleh Bapak Presiden untuk bertemu mama-mama tercinta dan Bapak Presiden menyampaikan pesan agar mama-mama tetap semangat,” kata Linda Gumelar menyampaikan pesan Presiden.

Menteri Negara Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Meneg PP dan PA) Linda Amalia Sari Gumelar mendapat sambutan tari-tarian adat saat  melakukan kunjungan kerja ke Papua untuk membuka Pameran Kerajinan Perempuan Asli Papua, Minggu di Manokwari, Papua Barat. (aby)

Dikatakan Linda, dengan adanya UU Nomor 21 Tahun 2001 tentang Otonomi Khusus bagi Provinsi Papua dan Papua Barat telah membuka pemberdayaan termasuk perempuan asli Papua. Pemerintah sangat menaruh perhatian penuh bagi percepatan pembangunan di tanah Papua dengan hadirnya UP4B.
Menurutnya, kalau berbicara kesetaraan gender terdapat di semua sektor, yakni pendidikan, kesehatan, ketenagakerjaaan, ekonomi, perdagangan dan lainnya.

Kegiatan pameran kerajinan tangan perempuan asli Papua, kata meneg PP dan PA, merupakan salah satu dari upaya peningkatan pemberdayaan ekonomi. Namun demikian, yang perlu diperhatian adalah pendidikan dan kesehatan perempuan.

Kegiatan dialog dan pameran tersebut dibiaya oleh meneg PP dan PA, UP4B, PT. Freeport, Pemprov Papua Barat dan MRPB. Pameran tersebut menghadirkan wakil dari 10 kabupaten dan 1 kota serta kelompok perempuan lainnya. (aby/dms)