Saturday, 29 April 2017

Bersama Tim BPKP

Sejumlah Pejabat Pemkot Bekasi Diperiksa Kejaksaan

Senin, 30 Juli 2012 — 19:25 WIB
bpkp307

BEKASI (Pos Kota) – Sejumlah pejabat Pemkot Bekasi diperiksa oleh Badan Pemeriksa Keuangan dan Pembangunan (BPKP) dan Kejagung di rumah dinas Walikota Bekasi, Senin (30/7). Pemeriksaan tersebut terkait kasus pasar baru blok F beberapa waktu yang lalu.

Sekteraris Daerah (Sekda) Kota Bekasi, Rayendra Sukarmadji, mengatakan pemeriksaan yang dilakukan oleh BPKP dan Kejagung baru tahap awal
dari pengumpulan data. “Saat ini baru pengumpulan data saja dari sejumlah pihak, nanti setelah dikumpulkan akan dikeluarkan dalam bentuk
rekomendasi,”tuturnya.

Sekda menjelaskan, untuk saat ini pihak BPKP dan Kejagung belum dapat memberikan keterangan resmi perihal pemeriksaan ini, karena hasilnya baru didapatkan setelah 9 hari kerja atau paling lama 25 hari kerja.

Pemeriksaan yang dilakukan terkait permasalahan dugaan KKN yang terdapat dalam pembangunan dan revitalisasi Pasar Baru Bekasi blok f senilai Rp60 miliar, diduga tidak dapat diselesaikan oleh Pemerintah Kota Bekasi bahkan ada indikasi diselewengkan.

“Pemeriksaan kali ini hanya sebatas pada justifikasi masalah Pasar Baru Bekasi dan Teluk Buyung Bekasi apakah di dalamnya ada kejanggalan dan akan dilakukan audit oleh mereka,”ujar Sekda.

Rayendra juga mengatakan, ada 6 orang dari BPKP dan 4 orang dari Kejagung yang melakukan pemerikasaan kali ini. Sementara pejabat yang diperiksa diduga adalah Kepala Dinas Dispera Kota Bekasi Abudin, Kepala Bagian Aset Pemkot Bekasi Asep Gunawan, Kasi Keuangan Dispera Kota Bekasi Albert Tandaju serta Sekda Kota Bekasi Rayendra Sukarmadji sendiri.

Terpisah, Kepala Bidang Aset Pemkot Bekasi, Asep Gunawan saat ditemui setelah pemeriksaan mengatakan, kedatangannya ke rumah dinas Walikota Bekasi hanya untuk menemui Sekda untuk meminta tanda tangan. “Saya mau ketemu Sekda aja untuk minta tanda tangannya,”paparnya tanpa mau dikonfirmasi lebih lanjut. (Dieni)

  • Sugimulyono

    banyak yang harus di periksa di Bekasi…pada Badan-Pemberdayaan-Perempuan-Perlindungan-Anak-dan-Keluarga-Berencana Kepala Bidang Perlindungan Anak.. Armita..masak seorang Kabid bisa punya rumah banyak ..dari mana lagi kalau bukan hasil meras orang dan korupsi… mgk bukan pada jabatan sekarang tp pd jabatannya sebelumnya..