Thursday, 23 May 2019

Phelps Ukir Sejarah di Olimpiade

Kamis, 2 Agustus 2012 — 10:27 WIB
Michael-Phelps

LONDON (Pos Kota) – Atlet renang Amerika Serikat (AS), Michael Phelps berhasil mengukir sejarah baru sepanjang digelarnya Olimpiade. Phelps menjadi Olimpian yang paling banyak mengoleksi medali di ajang multievent antarnegara empat tahunan tersebut.

Tercatat, Phelps berhasil meraih medali ke-19 dan memecahkan rekor yang sebelumnya ditorehkan oleh atlet senam Uni Soviet, Larisa Latynina dengan raihan 18 medali.

Ia memecah rekor saat bersama tim renang AS merebut medali emas di nomor 4×200 estafet gaya bebas putra di Aquatic Centre, London. Beberapa jam sebelumnya, Phelps sendiri berhasil meraih predikat terbaik kedua dan berhak atas medali perak di nomor 200 meter gaya kupu-kupu. “Saya kehabisan kata-kata saat ini, melakukan sesuatu yang belum pernah diraih siapapun sebelumnya merupakan hal yang selalu saya ingin lakukan,” ujar Phelps, seperti yang dikutip AFP.

Phelps yang sebelumnya menyatakan akan pensiun setelah Olimpiade London 2012, sebenarnya baru bersinar sejak Olimpiade Athena 2004 dengan raihan 6 medali emas dan 2 medali perunggu. Di Olimpiade Sydney 2000 ia tidak memenangkan satu medalipun. Raihan terbaiknya dicetaknya di Olimpiade Beijing 2008, saat ia mampu menyaingi perolehan medali emas seniornya, Mark Spitz yang meraih 7 medali emas di Olimpiade Munchen 1972.

Total Phelps mendapatkan 8 medali emas dari Olimpiade Beijing 2008. Raihan 19 medali Phelps saat ini terdiri dari 15 medali emas, dua medali perak, dan dua medali perunggu. Di Olimpiade kali ini, Phelps sendiri masih berpeluang menambah raihan rekor medalinya di ajang Olimpiade. Ia masih akan berlaga di 3 pertandingan lain, yaitu di nomor 100 meter gaya kupu-kupu putra, nomor favortinya karena ia meraih emas di dua ajang Olimpiade sebelumnya.

Kemudian di nomor 200 meter gaya ganti putra, nomor yang juga dirajai oleh Phelps di dua Olimpiade sebelumnya. Dan terakhir di nomor beregu 4×100 meter gaya gantiu putra. Namun, Phelps mengaku sedikit kecewa dengan hasil di nomor 200 meter gaya kupu-kupu putra yang selalu mengantarkannya mendapatkan medali emas di dua olimpiade sebelumnya, yakni Athena 2004 dan Beijing 2008.

Ia kalah tipis dari perenang Afrika Selatan Chad le Clos di nomor tersebut. Ambisinya meraih tiga emas berturut-turut dari tiga ajang Olimpiade di nomor 200 Meter gaya kupu-kupu pun kandas. Bentuk kekecewaannya ia lampiaskan dengan cara melempar topi renangnya.

(junius/sir)

Foto Reuters