Saturday, 22 September 2018

Tujuh Siswa SMA Don Bosco Ditahan, Pihak Sekolah Terkejut

Jumat, 3 Agustus 2012 — 17:43 WIB
liinging38

KEBAYORAN BARU (Pos Kota) – Penahanan 7 siswa SMA Don Bosco, Pondok Indah, oleh petugas Polres Jakarta Selatan, mengejutkan banyak pihak, tidak terkecuali sekolah.

Bahkan pihak sekolah mengaku terkejut dengan penahanan itu karena tidak mendapat informasi apapun sebelumnya dari penyidik yang menangani kasus bullying tersebut.

“Saya belum mendapatkan informasi penahanan ketujuh tersangka siswa Don Bosco, baik pemberitahuan secara lisan maupun tertulis dari Kepolisian,” ujar Wakil Kepala Sekolah, Gerardus Gantur, Jumat, (3/8)

Gerardus mengunjungi Polres Jakarta Selatan untuk melihat ketujuh siswanya. Soal sanksi terhadap tujuh tersangka itu, pihak sekolah tetap mengikuti proses. Selain itu mereka melihat tujuh orang itu masih berstatus sebagai anak-anak.

Menurut Gerardus, kondisi mereka sehat dan fit. “Mereka banyak cerita-cerita. Saya kira lihat nanti saja, karena secara jernih mereka itu masih anak-anak. Kami mengutamakan proses pendidikan kepada mereka,” jelasnya.

Pihak sekolah, lanjut dia, masih terus berkoordinasi dengan komnas Anak serta KPAI.”Mungkin semuanya akan kita diskusikan dengan KPAI dan Komnas PA.”

Sebelumnya, tujuh tersangka kasus bullying itu resmi ditahan penyidik sejak Kamis (2/8) sore, usai mereka lapor diri. Petugas berdalih mereka layak ditahan agar menimbulkan efek jera.

“Selain itu, tindakannya sudah masuk dalam katagori kriminal terutama pasal 170 KUHP, pasal 351 KUHP, dan UU Perlindungan Anak,” kata Kasat Reskrim Polres Jaksel, AKBP Hermawan.

Ketujuh tersangka itu berinisial AA, AK, KA, RR, RJ, SA dan GC, yang usianya semua 17 tahun. Mereka akan menjalani penahanan 20 hari ke depan di Rutan Salemba. (tiyo/m1)