Wednesday, 19 September 2018

Bila Jalan Rusak di Ciasem Subang Belum Diperbaiki

Pemudik Motor Lewat Jalur Alternatif

Sabtu, 4 Agustus 2012 — 18:46 WIB
polisi-sub

KARAWANG (Pos Kota) – Bila jalan rusak sepanjang tiga kilometer di Rawameneng, Ciasem, Subang sampai Senin (6/8) belum diperbaiki, jalur alternative untuk arus mudik pengendara sepeda motor  dari arah Jakarta menuju Cirebon – Jateng melalui rute Tanjungpura – DPRD – Johar – Karasak – Cikalong, Jatisarin sepanjang 57,5 Km, masih tetap seperti tahun lalu (2011).

Jalur alternative Johar – Karasak, Cilamaya – Ramameneng sampai Jalur Pantura, Ciasem, Subang, sepanjang 70 Km, hanya akan diberlakukan sewaktu-waktu apabila jalur Pantura Jatisari, Karawang padat arus, pada dua hari (H – 2) atau sehari (H – 1) menjelang lebaran.

Penegasan diberlakukan perubahan jalur alternative yang tidak tetap atau buka tutup, untuk pemudik yang pengendara sepeda motor tersebut, disampaikan Kapolres Karawang, AKBP. Drs. Arman Achdiat, SIk, MSi, Sabtu (4/8) siang ketika melakukan pengecekan jalur alternative untuk pemudik bersepeda motor dari mulai Jalan Pertigaan KPUD – DPRD – Johar – Karasak – sampai perbatasan Cilamaya – Blanakan, Subang.

Bila sampai Senin (6/8), Pemkab Subang belum juga memperbaiki jalan sepanjang tiga kilometer yang rusak di Ramameneng, Ciasem, Subang, dengan demikian jalan yang direncanakan untuk jalur alternative pemudik pengendara sepeda motor hanya untuk jalur alternative.


Jalur tersebut hanya akan diberlakukan, apabila Jalur Pantura, Cikalong- Jatisari, dipadati arus mudik kendaraan roda empat dari arah Cikampek menuju Cirebon, ungkap Kapolres Arman Achadiat, didampingi Asikin, Kepala Dinas Binamarga, Yusuf, Kepla Dinas PU Ciptakarya serta Rochuyun, Kadishubkominfo, Pemkab Karawang.

“Nanti kuncinya, di jalan Simpang Tiga Karasak, Cilamaya. Dari lokasi inilah, petugas nanti akan memberlakukan buka tutup jalur Karasak – Cikalong, Jatisari,” ungkap Kapolres.

Seperti diberitakan sebelumnya, Polres Karawang dan Dishubkominfo, sudah sepakat akan merubah jalur alternative untuk pemudik sepeda motor yang biasa dari Johar – Karasak – Cikalong – Jalur Pantura sepanjang 57,7 Km dirubah menjadi dari Johar – Karasak – Cilamaya – Rawameneng – Pantura, Ciasem, Subang, menjadi 70 Km.

RAWAN MACET

Menurut Kapolres, di Jalur alternative sepeda motor Johar – Kasarak – Cikalong sampai Karasak –Cilamaya, terdapat beberapa titik rawan macet yaitu di Simpang Empat, Telagasari, di lokasi ini ada pasar tumpah, kemudian di Jalan Simpang Empat Wadas Kecamatan Lemah Abang Wadas, ada pasar tumpah di Jalan Simpang Tiga Karasak  dan di Pasar Gempol, Jatisari.

“Untuk menghindari kepadatan arus di titik – titik tersebut, nantinya akan diberlakukan satu jalur,” ungkap Kapolres.

DIKEBUT

Hingga Sabtu (4/8), jalur alternative Johar – sampai Cikalong sepanjang 57,7 Km,  ada beberapa titik yang masih dalam perbaikan, diantaranya di Pulojaya, Lemah Abang, Cilamaya Wetan, Gempol dan Jatiragas, Kecamatan Jatisari. “Kami minta ke Dinas Binamarga Pemkab Karawang, jalan yang rusak tersebut, Senin (6/8) sudah mulus,’ tegas Kapolres.

Menanggapi permintaan dari Kapolres, kemudian Kepala Dinas Binamarga, Asikin, mengatakan, pihaknya sejak beberapa hari lalu “ngebut” mengerjakan perbaikan jalan alternative itu, diharapkan bisa selesai Senin (6/8) atau paling lambat Rabu (8/8), perbaikan berupa tambal sulam dan sebagian ada yang dicor dan di hotmix, sudah selesai.


Begitu juga untuk pemasangan penerangan jalan umum (PJU) di jalur alternative dari – Johar – sampai Karasak, sebanyak 213 titik yang dipasang di setiap 100 meter, juga menurut Kepala Dinas PU Cipta Karya, Yusuf, diharapkan Senin (6/8) selesai.

TES KESEHATAN

Sementara itu Drs. Rochuyun, Kadishubkominfo, juga mengatakan, pihaknya akan mengerahkan anggotanya untuk memasang berbagai papan petunjuk untuk membantu para pemudik bersepeda motor melintasi jalur alternative Johar – Karasak – Cikalong atau Johar – Karasak – Rawameneng – Pantura Ciasem Subang maupoun di jalur Pantura Karawang – sampai perbatasan Karawang – Subang.

Kemudian Rochuyun menjelaskan, menjelang lebaran pihaknya akan mengadakan pemeriksaan kesehatan dan tes urine serta  kelengkapan kendaraan bus dan mikrobus, kerjasama dengan Polres Karawang. “Itu merupakan upaya mencegah terjadinya kecelakaan akibat human error.” ujar Rochuyun.

Sedangkan untuk mengatasi kepadatan arus, akan diberlakukan pelarangan bagi kendaraan truk  maupun truk gandengan melalui jalur Pantura, kecuali truk tangki BBM dan truk muatan Sembako.

(nourkinan/sir)

Teks Gbr-Kapolres Karawang, Arman Achdiat, bersama Kadis Binamarga dan Ciptakarya serta Kadishubkominfo ketika mengecek jalur alternative pemudik sepeda motor. (nourkinan)