Friday, 23 August 2019

Tida Rela Dilalui Truk

Warga Rumpin Ancam Blokir Jalan

Minggu, 5 Agustus 2012 — 16:00 WIB
bocimirusak58

BOGOR (Pos Kota) – Sejumlah warga Desa Kertajaya dan Mekarsari, Kecamatan Rumpin, Kabupaten Bogor mengancam memblokir jalan jika dilalui truk bermuatan pasir dan batu (sirtu) sebagai jalan alternatif. Meski pengusaha tambang itu memperbaiki jalan ini, tapi warga keuekeh menolak dilalui truk.

“Sejumlah bahan material batu krikil dan pasir sudah diturunkan di sepanjang Jl. Kertajaya-Mekarsari. Katanya habis Lebaran jalan ini diperbaiki oleh pengusaha tambang. Tapi kami keukeh menolak. Lebih baik jalan jelek daripada dilewati truk,” kata Ujang Karima,52, wraga Kampung Kemang, Desa Mekarsari, Minggu.

Jalan ini merupakan satu-satunya akses bagi warga di kedua desa ke Tangerang dan Bogor. Semula jalan ini mulus, namun kini rusak setelah dilelu truk sirtu yang mebuat marah warga yang akhrinya melarang truk melintasinya. “Nah, kini mau diperbaki, agar truk kembali melintasi. Kami yakini ini akal-akalan oknum tertentu. Pokoknya kami akan memblokir jalan ini jika dilewati truk,” timpal Sartan, warga lainnya.

Untuk itu, kata dia, ratusan warga di dua desa telah mengumpulkan tanda tangan dan menyampaikan keberatan tersebut kepada Pemkab Bogor dan kepolisian. “Kami telah menutup sebagian jalan dengan bambu dan batu, supaya mereka tahu, warga tidak akan tinggal diam,” tegasnya.

Menurutnya, jalan ini tidak layak untuk dilalui armada tambang. Selain kondisi jalan yang tidak memadai, dampak negatif dari mulai polusi lingkungan hingga kecelakaan lalu lintas akan dialami warga. “Banyak anak sekolah jalan kaki dan mengendarai sepeda motor di jalan ini. Kami tidak ingin hanya karena iming-iming sejumlah uang, mengorbankan masa depan mereka,” ujar warga lainnya. (iwan)

Teks : Ilustrasi