Kamis, 9 Agustus 2012 16:08:41 WIB

Tidak Punya Uang Pulang Kampung

Pemain Persipasi Ngamen di Jalanan

pemain-ngamen

BEKASI (Pos Kota)-Tidak punya uang untuk pulang kampung, belasan pemain sepakbola Persipasi Kota Bekasi, ngamen di Jl Ahmad Yani, Bekasi Selatan, Kamis siang.

“Kami tidak punya untuk pulang kampung, kontrak yang ada belum juga dicairkan,” tutur Wales Da Silva, pemain asal Brasil, yang mengaku dirinya masih berharap ada upaya Pemkot Bekasi untuk membayar gaji para pemain.

Para pemain ini terlihat mengamen di Perempatan Kayuringinjaya, dengan sebuah gitar, mereka mengasongkan kardus bertuliskan ‘bantuan untuk pemain Persipasi’, terlihat Iqbal, Pipik (penjaga gawang), Maulana Hasanudin, Wales Da Silva, Eka Santika dan Yoga ikut bertepuk tangan saat petikan gitar dialunkan. Sementara beberapa pengendara sempat bertanya-tanya dan baru mengerti setelah Abu, salah seorang ofisial yang ikut mengamen menjelaskan persoalannya.

Pesoalan lama di tubuh “Laskar Patriot” ini, masih sulitnya mencairkan dana yang sudah ada. Karenanya sudah 9 bulan para pemain yang pernah mendapat predikat tim terbaik dan fair play Divisi Utama 2010 ini belum dibayarkan.

Mereka menyebutkan akhir Mei 2012, Pemkot menjanjikan akan membayar gaji kami, tapi nyatanya sampai hari ini belum ada pencairan. “Karena itu kamai terpaksa mencari uang untuk pulang kampung,” tandas Wales.

Sementara itu Rahmat Effendi, Wali Kota Bekasi menegaskan bahwa apa yang dijanjikannya sudah ditepati. Dana senilai Rp 2,9 miliar sudah ada di pos KONI. “Untuk mencarikannya Persipasi sudah ber-badan usaha, yayasan, atau perusahaan terbuka. Itu pun masih harus kami konsultasikan keabsahan hukumnya agar tak menyalahi,” kata Rahmat.

Ia pun kembali mempersilakan bilamana Persipasi ingin menjalin kerja sama dengan tim lain. Sementara mengenai gaji, selama persyaratan pencairannya belum dipenuhi, Rahmat menjanjikan akan memberi uang talangan untuk keperluan pemain dan ofisial menghadapi hari raya Idul Fitri.

Sambil menunggu janji, mereka yang memang butuh untuk pulang kampung, memilih mengamen di tepi jalan. “Mudah-mudahan dengan uang yang ada kami bisa pulang kampung untuk berlebaran, “ ujar Iqbal.

(saban/sir)

Teks Gbr- Pemain Persipasi Kota Bekasi, karena belum menerima gaji selama 9 bulan, terpaksa mengamen di tepi jalan. (saban)

Baca Juga

© "Poskota", "Poskota Online" adalah merk dagang milik PT. Media Antarkota Jaya. Poskota diterbitkan oleh PT.Media Antarkota Jaya sejak 15 April 1970 di Jakarta. Izin Usaha: SIUPP No. 0088/SK/Menpen/SIUPP A/7 1986 13 Maret 1986.