Sunday, 23 September 2018

Sudah Sikat 60 HP

Dua Remaja Pembobol Toko HP Dibekuk Polisi

Senin, 20 Agustus 2012 — 22:53 WIB
ilusdua

TANGERANG (Pos Kota) – Pupus sudah niat AS alias Samin,17, dan EA alias Koenk,16, merayakan Lebaran bersama kekasihnya. Pasalnya kedua remaja tersebut harus merayakan Idul Fitri di balik sel tahanan Polsek Balaraja, Kabupaten Tangerang.

Keduanya ditangkap anggota Reskrim Polsek Balaraja, Kamis (15/8) karena mencuri 19 HP berbagai merk di counter HP Aneka Ponsel Jalan Raya Serang, KM 23, Kampung Kabembem, Kecamatan Balaraja, Kabupaten Tangerang.

Informasi yang diperoleh Pos Kota Senin (20/8), aksi Samin dan Koenk terjadi Senin (13/8) sekitar pukul 01.30. Saat itu kedua remaja tersebut membobol counter HP milik Alpensius Asiung.

Warga Kampung Cibadak, Desa Bojong, Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang itu masuk ke toko melalui atap dan menjebol plafon toko HP. Setelah masuk, keduanya menguras 19 HP berbagai merk senilai Rp 20 juta.

Alpensius Asiung, saat akan membuka toko terkejut melihat barang dagangannya hilang. Pencurian tersebut kemudian dilaporkan ke Polsek Balaraja. Polisi lalu melakukan olah TKP dan memintai keterangan saksi mata.

Polisi mencurigai Samin dan Koenk. Dipimpin Kanit Reskrim Ipda David Y. Kanitero lalu menangkap kedua remaja tersebut di rumahnya masing-masing. Polisi menyita 19 HP berbagai merk, 1 tas ransel dan dua gergaji.

Kepada polisi, kedua remaja tersebut mengaku belum menjual hasil kejahatannya itu karena belum menemukan penadah. Rencananya, uang hasil penjualan HP curian tersebut digunakannya mengajak kekasihnya jalan-jalan sambil merayakan lebaran. Niat tersebut terpaksa diurungkan kedua remaja tersebut, keduanya akhirntya berlebaran menggunakan baju tahanan Polsek Balaraja.

Kanit Reskrim Polsek Balaraja, Ipda David Yunior Kanitero mengatakan, tak hanya melakukan pencurian di toko HP Aneka Ponsel milik Alpensius Asiung, kedua pelaku juga pernah membobol Counter City Phonsel Balaraja yang beralamat di Kampung Balaraja RT 01/01 Desa Talagasari, Kecamatan Balaraja, Kabupaten Tangerang. Disana pelaku berhasil menggasak 40 HP berbagai merk senilai Rp 40 juta. “Pencurian pertama dilakukan sebulan lalu. Barang buktinya sudah dijual. Kini kami masih mengejar penadah hasil curian mereka,” kata David.

Lanjut David, meski keduanya masih remaja, pihaknya pun memanggil Balai pengawasan (Bapas) LP Jambe dan Dinas Sosial untuk mendampingi kedua pelaku ketika sedang dilakukan pemeriksaan. “Karena pelaku masih kategori anak-anak, kami memanggil Bapas dan Dinsos yang ditunjuk untuk mendampingi mereka ketika di BAP petugas,” ungkap Kanit Reskrim. (C3)

Teks : Remaja pencuri dan HP yang dicuri