Thursday, 25 April 2019

Kharis Suhud Dimakamkan di TMP Kalibata

Senin, 20 Agustus 2012 — 13:57 WIB
haris208

JAKARTA (Pos Kota) – Mantan Ketua MPR/DPR RI Kharis Suhud menghembuskan nafas terakhir Senin(20/8) pukul 00.30 WIB, di RS Pusat Pertamina,Jakarta. Jenazah disemayamkan di rumah duka Jalan Patiunus Nomor 14 Jakarta Selatan. Kharis akan dikebumikan di Taman Makam Pahlawan Kalibata.

Ketua MPR 1987-1992 tersebut meninggal dalam usia 87 tahun karena komplikasi penyakit jantung, ginjal, dan liver.”Alasan usia untuk meninggalnya ayah,” tutur putra kedua Kharis, Harry Santoso, di rumah duka.

Sebelum meninggal sempat berpesan kepada empat anak dan delapan cucunya agar tetap rukun. “Hanya itu saja,” kata Harry.

Kharis Suhud adalah tokoh militer dan politikus Indonesia yang pernah menjabat sebagai Ketua MPR/DPR pada masa Orde Baru, dari tahun 1987 hingga 1992. Sebelumnya, pada 1982 hingga 1987, Kharis memimpin Fraksi ABRI. Sedangkan periode 1975 hingga 1978, ia menjabat Duta Besar untuk Thailand.

Pensiunan Jenderal bintang tiga ini juga pernah menjadi wartawan di surat kabar pada tahun 1942 dan Ketua Misi Garuda di ICCS di Saigon. Sejumlah penghargaan pernah diraihnya seperti, Bintang Mahaputra Adipradana, Bintang Kartika Eka Paksi, Bintang dari Korea Selatan, dan banyak penghargaan lain.

Menurut Harry, meski mempunyai latar belakang militer, ayahnya merupakan sosok yang demokratis. Ayahnya tidak pernah memaksakan keinginan kepada satu putri dan tiga putranya untuk meneruskan kariernya sebagai prajurit. Tak satu pun dari putra putrinya menjadi prajurit.

Almarhum dimakamkan di Taman Makam Pahlawan Kalibata. Sederet pejabat orde baru tampak hadir di rumah duka, antara lain Gubernur DKI Jakarta 1992-1997 Soerjadi Soedirdja, mantan Komandan Jendral Kopasus Widjoyo Suyono, pengamat ekonomi, Sri Edi Swasono, dan Menteri Koordinator Politik dan Keamanan Djoko Suyanto. (prihandoko)