Monday, 27 May 2019

Bolos 23 Agustus, Sanksi Menanti PNS

Selasa, 21 Agustus 2012 — 7:42 WIB
iluspns

BOGOR (Pos Kota) – Para PNS di lingnkungan Pemkot Bogor diwanti-wanti untuk tidak menambah libur pasca-Idul Fitri 1433 Hijriah. Sekda Kota Bogor Bambang Aim Halim Permana mengancam memberikan sanksi tegas kepada PNS yang menambah libur.

“Tidak ada PNS yang boleh menambah libur, kecuali sakit, izin atau cuti tahunan,” tegas Aim . Menurutnya, PNS yang tak masuk kerja pada hari pertama 23 Agustus mendatang bakal dikenakan sanksi sesuai Peraturan Pemerintah No 53 Tahun 2010 tentang Peraturan Disiplin PNS.

“Seperti tahun-tahun sebelumnya, pejabat pemkot akan melakukan sidak pada hari pertama masuk kantor. Tahun ini, saya juga akan turun tangan,” ujarnya.

Menurutnya, cuti bersama PNS sesuai dengan surat edaran yang disebarkan Bagian Organisasi Setda Jawa Barat Bernomor 061.2/70/org. Dalam surat edaran itu disebutkan, cuti Idul Fitri 2012 hanya empat hari.

Sanksi serupa bakal dijatuhkan kepada PNS di lingkungan Pemkab Bogor yang bolos pada hari pertama masuk kerja pada 23 Agustus itu. “Apabila ada pegawai yang tidak patuh maka akan ditindak tegas sesuai dengan PP 53 Tahun 2010 tentang disiplin pegawai,” tegas Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kabupaten Bogor, Aty Guniarwati.

Dikatakanya, PNS cuti mulai 18 Agustus karena 17 Agustus masih ada upacara kenaikan dan penurunan bendera. PNS baru masuk kerja Kamis 23 Agustus, sedangkan yang cuti baru masuk Senin 27 Agustus. “Sebab PNS yang cuti Lebaran kali ini hanya diberi waktu dua hari dan jumlahnya sekitar lima persen dari total PNBS di lingkugan Pemkab Bogor sebanya 24.724 orang,” paparnya.

Dia menjamin, lima 5 persen PNS yang cuti tersebut tidak akan mengganggu pelayanan. “Pemberian cuti kan hanya 2 hari, jadi saya jamin tidak akan mengganggu pelayanan kepada masyarakat Kabupaten Bogor,” tandasnya. (iwan)