Saturday, 17 November 2018

19 Pengikut Aliran Sesat Dipulangkan ke Rumahnya

Jumat, 24 Agustus 2012 — 21:24 WIB
Muspidasesat248

SUKABUMI (Pos Kota) – Belasan pengikut aliran sesat pimpinan Sumarna, asal warga Kampung Cisalopa, Desa Bojongtipar, Kecamatan Jampangtengah, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat kembali ke rumahnya masing-masing, Jumat (24/8) .

Mereka kembali dari tempat evakuasi di Gedung Islamic Centre, Kecamatan Cisaat sejak hendak diserang oleh warga setempat pada Jumat (17/8) lalu di pemukiman pimpinan mereka, Sumarna.

Alasan lainnya, mereka berani kembali ke kediamannya masing-masing setelah mendapatkan jaminan keamanan dari jajaran Muspida Kabupaten Sukabumi. Terlebih, warga sekitat tempat tinggalnya menerima pengakuan taubat mereka untuk kembali ke ajaran syariat Islam.

“Hari ini sebanyak 19 pengikut aliran sesat yang sempat diamankan sudah kembali lagi ke rumahnya masing-masing,” kata Bupati Sukabumi usai memimpin rapat koordinasi dengan jajaran muspida menyikapi persoalan aliran sesat yang dipimpin Sumarna di Gedung Pendopo, Jumat (24/8).

Kapolres Sukabui, M Firman menambahkan pertimbangan pemulangan belasan kelompok Sumarna lantaran kondisi di wilayah mereka kini sudah kondusif. Kendati demikian, untuk mengantisipasi terjadi sesuatu pihaknya masih menempatkan seratusan personil, terutama di lokasi Pedepokan milik Sumarna yang sempat dibakar massa.

“Belasan warga itu merupakan warga di sana (Kampung Cisalopa). Kita pulangkan karena kondisinya sudah kondusif,” tegasnya. (sule)

TEKS :Jajaran Muspida Kabupaten Sukabumi saat melakukan pembahasan penanganan soal aliran sesat bersama beberapa ormas Islam di Gedung Pendopo Kabupaten Sukabumi, Jumat (24/8). Foto: sule