Tuesday, 20 November 2018

Suatu Penantian Panjang

Luka Modric Resmi Milik Real Madrid

Selasa, 28 Agustus 2012 — 11:15 WIB
luka-modric

MADRID (Pos Kota) – Bintang asal Kroasia Luka Modric resmi diperkenalkan sebagai pemain anyar Real Madrid setelah dilepas Tottenham Hotspur dengan transfer 33 juta poundsterling (setara Rp495,8 miliar). Bagi Modric kepindahan dirinya ke Madrid merupakan penantian panjang yang telah ditunggu-tungggu sejak penghujung musim 2011-2012 lalu.

Dalam keterengannya kepada publik, Modric mengungkapkan kegembiraannya bisa memakai kostum Los Blancos, julukan Madrid. “Saya yakin memiliki kemampuan yang diperlukan untuk bermain di sini. Saya memiliki semua yang kubutuhkan untuk menikmati sepak bola sekaligus mempelajari berbagai hal baru,” kata pemain berusia 26 itu seperti yang dilansir laman resmi Madrid, Selasa (28/8).

Setelah menjalani tes medis di RS Sanitas La Moraleja, Madrid secara resmi mengikat Modric dengan durasi kontrak lima tahun. “Ini adalah momen terbaik dalam karier sepak bola saya. Adalah satu kehormatan bisa bermain bagi Real Madrid. Ini adalah klub terbaik dunia. Saya berterimakasih kepada Tottenham, tapi kini saya membuka lembaran baru dalam hidup saya. Ini adalah klub terbaik dunia dengan pemain terbaik dunia,” sambutnya.

Seperti yang dilansir AS. Modric berharap bisa tampil pada leg kedua Piala Super Spanyol dalam partai El Clasico jilid 2, melawan Barcelona, tengah pekan ini. “Real Madrid melawan Barcelona adalah salah satu pertandingan sepak bola yang bisa diikuti pemain manapun,” kata Modric yang menjadi pemain keempat asal Kroasia yang mendarat di Santiado Bernabeu.

Sebelum mendatangkan Modric, Madrid pernah diperkuat oleh tiga orang pemain Kroasia, yakni Robert Prosinecki, Davor Suker, dan Robert Jarni. Bukan tugas yang mudah bagi Modric untuk bisa menyamai prestasi yang pernah diraih ketiga pemain asal Kroasia sebelumnya. Ia masih harus bersaing dengan nama-nama beken lain, seperti Alonso, Mesut Oezil, Angel Di Maria, Lass Diarra, Esteban Granero atau Sami Khedira untuk mendapat tempat di skuad utama.

Sejak bergabung dengan Madrid tahun 1991 silam pasca membawa klub asal Yugoslavia, Red Star Belgrade menjadi juara Liga Champions, Prosinecki hanya sanggup membawa Madrid menjadi juara Copa Del Rey dan Piala Super Spanyol di tahun 1993. Selanjutnya, Suker yang bergabung dengan Madrid dari Sevilla di tahun 1996, berhasil membawa Los Blancos meraih gelar La Liga 1997, Super Spanyol 1997, Liga Champions 1998, dan Piala Interkontinental 1998.

Terakhir adalah Jarni yang bergabung di musim 1998-1999 yang terbilang gagal total setelah tidak mampu memeberi gelar apapun sebelum akhirnya cabut ke Las Palmas setelah kesulitan mendapat tempat di skuad utama. Pihak Spurs sendiri membantah jika penjualan Modric ke Madrid dikabarkan ada empat klausul yang dinilai sebagai win-win solution untuk kedua pihak. Salah satunya adalah kemudahan Madrid membeli atau meminjam dari Spurs dan begitu pun sebaliknya. (junius)

Foto Reuters