Thursday, 20 September 2018

Belasan Hektar Terbakar di Gunung Walat

Senin, 3 September 2012 — 4:24 WIB
9/1/2012 4:39 PM

SUKABUMI (Pos Kota) – Petugas gabungan dibantu warga masih kesulitan menjinakan kebakaran lahan hutan Gunung Walat di Desa Karangtengah, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat. Hingga Minggu (2/8) sore masih muncul beberapa titik api.  Diperkirakan, belasan hektar lahan hutan sudah hangus dilalap si jago merah.

Kebakaran yang terjadi sejak Sabtu (1/9) siang ini kini sudah merembet ke lahan hutan milik warga. Dari data sementara, sekitar 12 ribu lahan hutan yang dikelola warga hangus terbakar. Sementara kawasan hutan pendidikan yang dikelola Institut Pertanian Bogor mencapai 3,7 hektar.

Kapolsek Cibadak, Kompol Somantri menjelaskan proses pemadaman api masih terus dilakukan. Upaya ini untuk mencegah kebakaran terus meluas terutama ke pemukiman warga. Petugas yang diterjunkan bukan hanya melibatkan polisi melainkan dibantu warga dan warga sekitar.

“Upaya pemadaman masih terus berlanjut sejak Sabtu siang. Minimnya alat dan sumber air menyulitkan upaya pemadaman,” kata Somantri kepada wartawan.

Sementara itu,  Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukabumi,
Usman Susilo belum bisa memastikan luasan lahan hutan yang terbakar. Soalnya hingga kini  beberapa titik api masih banyak dan belum bisa dipadamkan. Meski begitu, Usman memastikan kebakaran tidak merembet ke pemukiman warga.

“Sejauh ini pemukiman warga masih aman. Namun tetap kita mengantisipasi agar kebakaran tidak merembet ke pemukiman. Api masih terlihat di beberapa titik. Apabila memang sangat mengancam, warga akan dievakuasi,” tutur Usman.

Disebutkan Usman, banyak kendala dalam upaya pemadaman kebakaran. Sulitnya sumber air dan menjangkau lokasi kebakaran, salah satunya. Belum lagi kondisi pepohonan yang mengering akibat  musim kemarau panjang. “Kami khawatir kondisi angin bertiup kencang terus menerus. . Jika angin bertiup cukup kencang sangat mudah merembet karena  hutan kering dan banyak ranting pohon yang mudah terbakar,” keluhnya.

Kebakaran lahan hutan gunung  yang memiliki luas sekitar 395 hektar ini sudah terjadi sejak Sabtu (1/9) sekira pukul 13.00 WIB. Hingga kini penyebab kebakaran masih belum diketahui. Dugaan sementara, api berasal dari aktivitas petani yang tengah membuka lahan pertanian dengan cara dibakar.

(sule/sir)