Selasa, 4 September 2012 14:09:35 WIB

Membentuk PPILN, Pemerintah Hanya Buang Duit

listrik

JAKARTA (Pos Kota) – Pemerintah dinilai membuang-buang duit karena membentuk Perkumpulan Perlindungan Instalasi Listrik Nasional (PPILN) yang akan mengawasi pemasangan instalasi listrik.

“Ironis. Ini hanya cari-cari proyek dan buang-buang uang saja,” kata pengurus harian YLKI, Tulus Abadi, Selasa (4/9).

Ini sama saja pemerintah tidak konsisten dengan regulasi yang dibuatnya sendiri.

Sebab pemerintah sudah membentuk Komite Nasional Pengawasan Untuk Instalasi Listrik (Konsuil). Jadi buat apa membuat lembaga baru yang tugasnya sama.

Seharusnya, ia menegaskan pemerintah mengevaluasi total, apakah Konsuil sudah melaksanakan tugasnya dengan optimal, apa tidak.”Kalau memang tidak optimal, ya orang-orang saja diganti. Jangan buat lembaga baru,” tandasnya.

Jika tidak bisa mengaudit Konsuil, berarti pemerintah gagal mengawasi Konsuil.

Menurut Tulus, adanya beberapa lembaga pengawas instalasi listrik tidak menjamin dapat meningkatkan pelayanan kepada masyarakat sebagai konsumen.

Bila mau meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, lembaga pengawas harus bertanggungjawab jika terjadi kebakaran. Sebab mereka yang memeriksa kelayakan instalasi listrik dengan memberi sertifikat layak operasi (SLO).

Sebelumnya, Dirjen Listrik Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Jarman, mengaku telah membentuk  Perkumpulan Perlindungan Instalasi Listrik Nasional (PPILN). “Tugasnya sama dengan Konsuil,” jelasnya lewat pesan singkat (sms)saat dikonfirmasi Pos Kota.

PPILN juga mengenakan biaya kepada pelanggan baru yang besarnya sama dengan yang dipungut Konsuil.

(setiawan/sir)

Baca Juga

© "Poskota", "Poskota Online" adalah merk dagang milik PT. Media Antarkota Jaya. Poskota diterbitkan oleh PT.Media Antarkota Jaya sejak 15 April 1970 di Jakarta. Izin Usaha: SIUPP No. 0088/SK/Menpen/SIUPP A/7 1986 13 Maret 1986.