Tuesday, 21 November 2017

Jumlah Wisman Menurun

Warga Jabodetabek Haus Hiburan

Selasa, 4 September 2012 — 13:54 WIB
wisman-sub

JAKARTA (Pos Kota) – Warga Jabodetabek dan Pulau Jawa haus hiburan. Buktinya, 2,2  juta pengunjung menyerbu berbagai taman hiburan wisata selama berlangsung libur Idul Fitri 1433 H mulai pertengahan hingga akhir Agustus 2012. Jumlah ini naik 25 persen disbanding tahun lalu.

Lokasi yang dikunjungi mulai dari Taman Margasatwa Ragunan, Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Taman Impian Jaya Ancol, dan Taman Safari Puncak. Banyak juga wisatawan asal Jabodetabek dan lainnya yang menyerbu taman wisata Candi Borobudur, Candi Prambanan, hingga Candi Ratuboko. Kesemuanya menunjukkan kenaikan pengunjung.

Total pengunjung di sejumlah tempat tersebut mulai 19 Agustus (H-2) hingga 26 Agustus 2012 (H+7) mencapai 2.268.289 orang, naik dibandingkan tahun 2011 yang hanya 1.817.243 orang atau kenaikan sebesar 25 persen.

Dari segi jumlah pengunjung yang tertinggi adalah TIJ Ancol, kedua adalah TM Ragunan dan ketiga adalah TMII. Sedangkan yang mengalami kenaikan tertinggi adalah Taman Safari dengan peningkatan pengunjung sebesar 61 persen.

“Kenaikan ini menggembirakan dan mencerminkan bahwa pasar dalam negeri masih tumbuh dengan baik walaupun ada perlambatan perekonomian dunia,” kata Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Mari Elka Pangestu didampingi Wamenparekraf Sapta Nirwandar dalam jumpa pers penyampaian kinerja bulanan di Gedung Sapta Pesona, Jakarta, Selasa (4/9).

Mari menambahkan, peningkatan daya beli sehingga masyarakat luas dapat menikmati hari libur di tempat-tempat wisata juga dapat diartikan sebagai peningkatan kebahagian masyarakat Indonesia pada saat liburan Lebaran.
Selain keadaan dalam negeri yang masih relatif baik, bahwa liburan 17 Agustus bertepatan dengan Hari Lebaran tanggal 19 Agustus juga menambah hari libur untuk melakukan kunjungan ke tempat-tempat wisata yang dimulai bahkan sebelum Lebaran.

WISMAN MENURUN

Sayangnya, kenaikan wisnu (wisatawan nusantara) ini tidak dibarengi dengan wisman (wisatawan mancanegara). Justru wisman mengalami penurunan. Kemenparekraf pun menyusun strategi untuk kembali mendatangkan wisman akhir tahun ini.
“Negara-negara seperti Singapura, Taiwan, Belanda, dan Uni Emirat Arab (UEA) mengalami penurunan kunjungan pada pertengahan tahun ini,” tutur Mari.

Menurut Mari, banyak faktor yang berpengaruh pada turunnya kunjungan wisman. Bulan puasa yang jatuh pada Agustus lalu menjadikan wisman dari UEA dan beberapa negara lain jarang melakukan perjalanan. “Ada juga Olimpiade London, sehingga wisman dari Eropa berpaling ke sana,” tambah Mari.

Dari data Ditjen Imigrasi Kemenkumham dan Biro Pusat Statistik (BPS) yang diolah Pusdatin Kemenparekraf tercatat, wisman asal Singapura berkurang sekitar 1 persen. Dari Taiwan sekitar 10 persen, Belanda sekitar 6 persen, dan UEA sekitar 2 persen.

“Untuk mengantisipasi hal ini, kami akan bekerjasama dengan beberapa travel agent dalam dan luar negeri untuk membuat paket wisata yang menarik di bulan Desember nanti,” tambah Wamenparekraf Sapta Nirwandar.

Menurut Sapta, akhir tahun adalah waktu yang paling digemari wisman untuk jalan-jalan. Oleh karena itu, harus ada promosi besar-besaran untuk mendatangkan wisman. Hal itu diharapkan bisa menekan jumlah penurunan kunjungan.
“Kita akan membuat festival dan atraksi lainnya, seperti Sail Morotai dan Festival Kopi yang berlangsung dalam waktu dekat ini. Tentu akan lebih mendatangkan wisatawan mancanegara,” sebut Sapta.

(aby/sir)

Teks Gbr- Menparekraf Dr Mari Elka Pangestu (tengah) didampingi Wamenparekraf Dr Sapta Nirwandar (kiri) menggelar jumpa pers capaian kinerja  pariwisata Agustus 2012  di Gedung Sapta Pesona, Jakarta, Selasa (4/9). (aby)