Monday, 16 September 2019

Warga Kepulauan Seribu Kesulitan Air Bersih

Senin, 10 September 2012 — 21:33 WIB
seribuair109

KEPULAUAN SERIBU (Pos Kota) – Musim kemarau yang berkempanjangan akhir-akhir ini membuat sejumlah wilayah di Kepulauan Seribu mengalami gangguan air bersih. Yang paling terasa di Kecamatan Kepulauan Seribu Utara. Untuk mengantisipasinya, berbagai langkah sudah dilakukan.

Bupati Kepulauan Seribu Achmad Ludfi mengakui kekurangan akan air bersih, paling terasa di Kelurahan Pulau Panggang dan Kelurahan Pulau Kelapa. Kedua wilayah itu masuk Kecamatan Kepulauan Seribu Utara. Sedangkan untuk wilayah Kecamatan Kepulauan Seribu Selatan yakni Kelurahan Pulau Tidung.

“Kabupaten sudah mengambil langkah penanggulangannya, misalnya meminta PT CNOOC membantu air bersih untuk warga di Pulau Panggang dan Pulau Kelapa,” ujar Bupati yang didampingi Camat Kepulauan Seribu Utara, Atok Bahroni Hidayat, Senin (10/9).

Selain perusahaan minyak lepas pantai itu, kata Bupati, pihaknya akan meminta bantuan pasokan air bersih dari PDAM dan PT Pembangunan Jaya Ancol yang saat ini telah memiliki pengelolaan air bersih dengan bahan baku dari air laut.

Kondisi krisis air bersih ini, dikatakan bupati biasa terjadi di pulau pemukiman padat penduduk seperti Pulau Panggang dan Pulau Kelapa. Selama ini kebutuhan air bersih dipasok oleh pengelolaan air bersih dengan teknologi reverse osmosis (RO) yang ada di masing-masing pulau pemukiman.

“Untuk dua kelurahan itu RO tidak mampu memenuhi kebutuhan warga, akibat debit air yang dihasilkan tidak seimbang dengan jumlah warga yang membutuhkan,” katanya.

Bupati berharap, kondisi ini dapat cepat berlalu. Namun demikian, dia meminta agar warga lebih bijak dalam menggunakan air bersih. Jika kemarau yang terjadi saat ini berlangsung panjang, bukan tidak mungkin Kepulauan Seribu akan kesulitan air bersih.

“Jadi kita lebih bijak dalam menggunakan air, itu juga berarti membantu persedian air,” ujarnya. (Wandi)

Teks : Ilustrasi