Sunday, 17 December 2017

Dukungan Terhadap Icuk Sugiarto Terus Mengalir

Kamis, 13 September 2012 — 5:57 WIB
iluspbsi

JAKARTA (Pos Kota) – Meski pihak Pengprov PBSI Yogyakarta yang mengusung Menperindag RI Gita Wirjawan telah mengklaim mendapat dukungan dari 22 Pengprov PBSI dari 33 Pengprov yang ada, namun calon Ketum PBSI periode 2012-2016 Icuk Sugiarto tidak gentar untuk bersaing mendapatkan kursi panas PBSI demi terwujudnya perubahan di tubuh olahraga tepokbulu yang tengah ‘merana’ itu.

Bukan itu saja. Kabarnya, sejumlah pengprov yang awalnya hendak mendukung kembali Djoko Santoso, merasa kecewa karena dukungan mereka diarahkan pada calon baru, Gita Wirjawan, menyusul penolakan Djoko Santoso untuk dicalonkan lagi memimpin PBSI. Mereka lantas balik kanan mendukung Icuk.

“Dulu kan, sewaktu Munas mereka itu mendukung saya, tapi kemudian saya terpaksa mengundurkan diri karena ada tekanan. Mereka juga memberikan dukungan karena merasa nggak enak atau sungkan. Begitu juga ketika pihak panitia Munas mengklaim bahwa pencalonan Pak Gita Wirjawan atas arahan Pak Djoko Santoso, para pengprov merasa sungkan untuk menolaknya,” beber Icuk.

Sebagai bukti menurutnya, lebih 50% Pengprov PBSI putar haluan kembali memberikan dukungan padanya.

OPTIMISTIS

Mantan juara dunia yang sepanjang hidupnya selalu konsisten mengurusi dunia bulutangkis ini optimistis para Pengprov yang dulunya mayoritas mendukungnya, kini akan merapat dan bersatu lagi dengannya.

“Mata hati dan nurani teman-teman dari pengprov sudah terbuka. Mengurus PBSI tidak bisa sekadar coba-coba, apalagi dari orang yang nggak ngerti bulutangkis. Kita harus realistis, tantangan periode mendatang lebih berat,” ungkap ayah pebulutangkis Tomy Sugiarto ini.

Karena itu, dia mengaku sudah mempersiapkan diri untuk membenahi organisasi, termasuk pembinaan prestasi dan mendengar serta merealisasikan suara atau kebutuhan Pengprov-pengprov yang selama ini selalu terabaikan. “Mereka hanya dikasih 10 sampai 20 juta setiap tahun, itu pun diberikan menjelang Munas dengan dalih untuk uang pembinaan,” bebernya.

Icuk juga menegaskan, dirinya akan bersikap gentleman, jika para pengprov mendukungnya nanti menjadi ketum PBSI, maka jika dalam 2 tahun tidak ada perubahan yang lebih baik di tubuh PBSI, termasuk prestasi, dia akan mengundurkan diri.

RAPATKAN
BARISAN

Sementara itu, anggota petisi bulutangkis Indonesia, Joko Supriyanto mengatakan, jika para Pengprov kini mulai merapatkan barisan lagi untuk mendukung Icuk, berarti sudah tumbuh kesadaran dalam hati nurani para Pengprov untuk memikirkan lebih serius PBSI ke depan.

“Kita tidak bisa lagi main-main mengurus PBSI, apalagi coba-coba hanya karena mengandalkan dana. Dana memang sangat penting, tapi mengurus PBSI secara tepat dan benar jauh lebih penting,” tegas Joko.

Hal yang sama juga ditegaskan ketua Pengprov PBSI NTB, Junaidin. Katanya, alasan Pengprov Yogyakarta dan panitia Munas memilih Gita Wirjawan karena Menperindag dipastikan punya pengalaman di dunia bisnis dengan jaringan relasi yang sangat luas untuk mendanai PBSI, kurang tepat.

“Buktinya, sekarang dana justru surplus, berarti PBSI nggak ada masalah dengan dana. Tapi kok prestasinya tetap anjlok? PBSI ini bisa menjadi lebih baik bila dukungan dana yang cukup dibarengi dengan pengurus yang ngerti bulutangkis dan punya rasa cinta pada bulutangkis,” beber Junaidin. (ali)