Feeder Busway Bekasi-Pulogadung

APTB Mulai Senin Masuk Jalur Busway

Sabtu, 15 September 2012 — 4:41 WIB
ilusaptb

JAKARTA (Pos Kota) – Angkutan Perbatasan Terintegrasi Busway (APTB) Bekasi-Pulogadung atau fedeer busway, mulai Senin (17/9), melintas di jalur Busway. Kebijakan ini untuk mengoptimalkan pengoperasian angkutan penghubungan tersebut.

Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Udar Pristono, mengatakan kebijakan APTB masuk jalur busway akan diuji-coba selama satu bulan, kemudian dievaluasi. “Jika pelaksanaannya baik maka akan diteruskan.”

Menurut Pristono, dengan masuknya APTB ke jalur Bus Transjakarta akan memudahkan masyarakat. Karena penumpang bisa langsung turun di halte yang akan dituju. Sebab awalnya APTB ini hanya bisa mengantarkan penumpang dari Bekasi hingga Pulogadung tanpa diperbolehkan turun sembarangan. Terlebih armada juga sudah disesuaikan dengan tinggi halte.

“Dengan masuknya APTB, jalur Bus Transjakarta lebih optimal, tidak mubazir, serta lebih steril,” ujar Pristono, Jumat (14/9). Untuk tahap awal, dari 15 armada APTB Bekasi-Pulogadung baru akan dioperasikan 10 bus.

14 HALTE

Pihaknya akan memaksimalkan 10 armada tersebut, jika penumpang terus meningkat maka semua armada akan dioperasikan. Terlebih untuk rute pendek, APTB bisa membantu Bus Transjakarta untuk mengangkut penumpang.

Koridor APTB ini akan terintegrasi dengan dua koridor yakni koridor X (Cililitan-Tanjungpriok) dan koridor II (Harmoni-Pulogadung) dengan jumlah halte yang dilintasi 14 halte.

Ke-14 halte yang akan dilewati yakni mulai dari halte Pedati Prumpung, Stasiun Jatinegara, Bea Cukai Ahmad Yani, Utan Kayu Rawamangun, Pemuda, Kayu Putih Rawasari, Pulomas Bypass, dan Cempaka Putih untuk koridor X. Sementara untuk koridor II yakni halte Cempaka Timur, Pedongkelan, Asmi, Pulomas, Bermis, dan Pulogadung.

TARIF BUSWAY

Harga tiket APTB luar kota atau penumpang yang naik dari Bekasi menuju Pulogadung dikenakan tarif Rp6.500 per penumpang. Sementara untuk penumpang dalam kota atau rute pendek yang hanya dikenakan biaya Rp3.500 sama dengan tarif Bus Transjakarta.

“Tiketnya mirip dengan karcis feeder Bus Transjakarta. Akan ada kondektur yang memeriksa karcis penumpang. Jadi mereka tidak bisa berbohong karena pasti akan diperiksa saat masuk tol. Kita harapkan dengan penerapan ini bisaa meningkatkan jumlah penumpang,” jelas Pristono. (guruh)

Terbaru
Terpopuler
Sabtu, 1 Agustus 2015 — 7:44 WIB
Jakarta
Sabtu, 1 Agustus 2015 — 7:29 WIB
GosipSip
Sabtu, 1 Agustus 2015 — 7:20 WIB
Internasional
Sabtu, 1 Agustus 2015 — 6:55 WIB
Wakil Lurah dan Wakil Camat Dihapus
Ratusan Pejabat di Pemprov DKI Bakal “Nganggur”
Jakarta
Sabtu, 1 Agustus 2015 — 6:40 WIB
Jakarta
Sabtu, 1 Agustus 2015 — 6:21 WIB
Sental-Sentil
Sabtu, 1 Agustus 2015 — 6:20 WIB
Sental-Sentil
Sabtu, 1 Agustus 2015 — 6:17 WIB
Nah Ini Dia
Sabtu, 1 Agustus 2015 — 0:39 WIB
Internasional
Sabtu, 1 Agustus 2015 — 0:14 WIB
Korupsi