Tuesday, 25 September 2018

Mobil Travel Terjun ke Jurang, 9 Tewas

Sabtu, 15 September 2012 — 11:10 WIB
mayat

LAMPUNG (Pos Kota) – Rem blong mobil travel  Mitsubishi FE 304 Colt jenis Mikrobus bernomor polisi  E-7586-Y warna silver metalik dari Cirebon Kuningan menuju ke Bengkulu masuk ke jurang sedalam 75 meter mengakibatkan 9 orang tewas dalam kecelakaan lalu lintas tunggal di perbatasan Lampung Barat-Bengkulu, tepatnya di daerah Tebing Batu TNBBS  jalan lintas barat,Pekon Rata Agung, Kecamatan Lemong, Lampung Barat, pada Jumat (14/9/2012) siang.

Kecelakaan yang terjadi di wilayah Taman Nasional Bukit Barisan Selatan (TNBBS) itu, selain korban meninggal 9 orang Ono Wartono,40, sopir, Abdul ,40, Kuswara ,60, Tasrudin ,60, Sobarudin ,60, Wahidin ,45, Solihin ,58, Kunang ,70, Kusra ,50, dan enam orang luka berat Basar ,40, sopir serep, karso ,32, Taswad ,23, Kaswin ,27, Mahmud ,42, Kaswiti ,50, dan lima orang luka ringan sukar ,32, Otong ,34, Maulana ,27, Zainudin ,17, dan Nendi,22. Mereka seluruhnya warga Desa Sukamaju Cibingbing, Cerebon, Jawa Barat yang akan bekerja sebagai buruh proyek di Bengkulu.

Kapolres Lampung Barat, AKBP. Abdul Karim Tarigan menjelaskan, kecelakaan tunggal terjadi diduga akibat rem blong. Bus warna silver yang melaju dari Jakarta hendak menuju Bengkulu itu masuk jurang sedalam 75 meter. Korban seluruhnya ada 20 orang 9 meninggal di TKP dan lainnya langsung di larikan ke Rumah Sakit Bintuhan, Bengkulu. Sampai tadi malam anggota masih melakukan evakuasi dan identifikasi karena lokasi sangatlah sulit dijangkau.

“Hari ini para korban meninggal akan kita anatarkan ke Desanya sedangkan para korban yang masih menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Bintuhan, Bengkulu. Lokasi kecelakaan  di kilometer 320 yang selama ini dikenal rawan kecelakaan karena tikungannya tajam dan menurun,” ujar Kapolres.

(koesma/sir)

Foto Ilustrasi