Sunday, 17 February 2019

Bayinya Baru Lahir 3 Hari

Pembunuh Dibekuk Saat Beli Popok

Selasa, 18 September 2012 — 16:49 WIB
tsk-pembunuh

BOGOR (Pos Kota) – Pelarian pelaku pembunuhan karyawati Hotel Pavirus Bogor, berakhir sudah. Ia ditangkap saat hendak membeli pakaian bayi untuk anak dari istri kedua yang baru lahir tiga hari dan popok untuk persiapan kelahiran anak kedua dari istri pertamanya.

Pelaku mengakui, selama satu bulan pelariannya, usai menghabisi nyawa Wiwik Anjasmoro 34, ia selalu berpindah-pindah. Bermalam di rumah mertua istri pertama hingga di rumah istri muda di Cimaphar, dilakukan demi menghindari kejaran petugas.

Nana Septiawan alias Rian 35, ditangkap Polsek Tanah Sareal saat berbelanja baju bayi dan popok untuk anak pertama dari istri mudanya yang baru lahir dan anak kedua dari istri pertamanya di Warung Jambu Bogor Utara Kota Bogor sekitar pukul 09.30 Selasa (18/9) pagi.

Penangkapan pelaku disertai penggeledahan di rumahnya Kampung Situ Pete RT 01/06 Kelurahan Sukadamai Kecamatan Tanah Sareal Kota Bogor ini, petugas menemukan 1 BPKB motor, 1 HP, 1 kunci motor, 1 tas kulit warna hitam kecil, kartu nama dan KTP. Semua barang bukti ini milik korban yang diambil pelaku usai menghabisi nyawa karyawati hotel ini.

Selain itu, petugas juga menemukan palu yang dipakai pelaku saat menghabisi nyawa korban dengan diketok ke kepalanya lima kali. Pelaku mengakui, niat awal hanya mencuri uang dan benda berharga korban warga Jalan Walikukun Budi Agung Tanah Sareal Kota Bogor.

Namun saat beraksi, korban keluar dari kamar mandi. Takut aksinya diketahui warga, ia lalu mengambil palu diatas kulkas dan memukul ke kepala korban.

“Saat yakin dia tewas, pakaian dia saya pakai lap darahnya. Saya dorong mayat kebawah tempat tidur. Berharap, polisi nanti menduga korban dirampok lalu diperkosa kemudian dibunuh,”papar Nana.

Kapolres Bogor Kota, AKBP Hilman didampingi Kanit Reskrim Polsek Tanah Sareal, AKP Yasser Arafat menuturkan, pelaku tergolong berdarah dingin. Pasalnya, saat kematian korban, polisi pernah meminta keterangannya sebagai saksi.

“Awal kejadian, dia jadi saksi. Petugas tidak curiga. Namun akhirnya terlacak melalui HP korban dan kotornya yang ia jual. Dari situ, dia langsung menghilang selama satu bulan dan sekarang tertangkap,”tandas AKBP Hilman (yopi)

  • cubaq

    orang ini benar2 setan, percuma hulum penjara, harusnya diselesaikan diluar saja, lansgung dimati in….