Tuesday, 25 September 2018

Cegah Tawuran, Polisi dan TNI Razia Pelajar

Rabu, 19 September 2012 — 15:04 WIB
razia-sub

SERANG (Pos Kota) – Merebaknya aksi tawuran antar pelajar di Kota Serang membuat gerah aparat keamanan. Rabu (19/9) siang, polisi dan tentara dari Polsek dan Koramil Serang melakukan sweeping serombongan pelajar yang tengah nongkrong disejumlah tempat di Kota Serang. Meski tidak mendapatkan barang-barang terlarang, operasi ini sempat kocar-kacir para pelajar yang sedang nongkrong.

Kapolsek Serang, Kompol Asep Mauludin mengatakan sweeping para pelajar diluar jam sekolah ini dimaksudkan untuk menghindari aksi tawuran yang marak di Kota Serang. Bahkan bentrok antar pelajar ini pernah memakan korban luka serius akibat dikeroyok.

“Berdasarkan data yang ada di bulan September ini sudah terjadi 3 kali aksi tawuran antar pelajar,” ujar Kapolsek didampingi Komandan Koramil Serang, Kapten Inf. Sapta Witara Jaya kepada wartawan disela-sela operasi.

Kapolsek menduga maraknya aksi tawuran yang muncul belakangan ini disebabkan adanya oknum orang luar yang provokasi. Pasalnya berdasarkan informasi yang dihimpun setiap aksi tawuran siswa, selalu di temukan orang yang mencurigakan. Namun demikian pihak hingga kini pihak kepolisian belum mampu membuktikan hal tersebut.

“Sudah banyak warga maupun pihak sekolah yang melaporkan tentang aksi-aksi tawuran. Bahkan disinyalir ada pihak ke tiga yang mencoba memperkeruh suasana,” kata Kapolsek.

Asep menuturkan, berdasarkan laporan dari warga, jajarannya bekerjasama dengan anggota Koramil akan terus melakukan sweeping di sejumlah sekolah yang dicurigai siswanya sering melakukan tawuran. “Hari ini Kami bersama Danramil sudah menyisir sejumlah tempat tongkrongan. Namun kami tidak menemukan satupun siswa yang membawa barang-barang berbahaya seperti senjata tajam, gir rante maupun sabuk ikat pinggang yang biasa di bawa siswa saat tauran,“ tuturnya.

Kapolsek menjelaskan, jika kepolisian menamukan siswa yang kedapatan membawa senjata tajam ataupun benda lain yang dilarang, pihaknya akan memangggil pihak sekolah dan orang tua. “Kita akan panggil pihak sekolah dan orang tuanya. Jika sudah diingatkan masih melanggar akan kita tindak tegas,” ujar Kapolsek.

(haryono/sir)