Monday, 19 November 2018

Selamatan Naik Haji

127 Warga Keracunan Nasi Kotak

Rabu, 26 September 2012 — 15:36 WIB
korban-keracunan

SUKABUMI (Pos Kota) – Sedikitnya 127 warga di tiga kampung di Kelurahan Karangtengah, Kecamatan Gunungpuyuh, Kota Sukabumi, Jawa Barat, Rabu (26/9), terkapar. Kondisi ini akibat mereka mengalami gejala keracunan usai menyantap makanan di hajatan naik haji Selasa (25/9) malam. Bahkan, 17 orang di antaranya terpaksa harus dilarikan ke RSUD R Syamsudin SH.

Usai menyantap makanan berupa nasi kotak, warga langsung mengalami mual-mual, lemas, pusing, dan bahkan ada yang muntah-muntah. Melihat kondisi ini, dinas kesehatan setempat menetapkan kejadian luar biasa (KLB) dan membuka pos kesehatan darurat. Malah, petugas langsung menjemput ke rumah warga yang mengalami keracunan.

“Kebetulan ada selamatan warga yang akan naik haji. Kita semua makan nasi kotak, selang beberapa jam kemudian kami mual-mual, pusing, dan ada juga yang muntah,” aku Ani, salah seorang korban keracunan.

Petugas dinkes setempat mengaku sudah mengambil sample makanan yang dimakan warga yang keracunan. Namun untuk memastikan jenis makanannya, dinkes akan membawa sample tersebut ke laboratorium.

“Kami menetapkan kejadian sebagai KLB. Kita juga melayani keluhan warga yang mengalami gejala keracunan. Dugaan sementara, ada makanan yang sudah basi disajikan kepada warga,” kata Kadinkes Kota Sukabumi, dr Rita Neny.

Camat Gunungpuyuh, Wawan Gunawan mengaku masih terus melakukan pendataan korban keracunan. Hasil sementara yakni 127 warga, 17 di antaranya terpaksa dilarikan ke rumah sakit karena kondisinya cukup parah. (sule)

Teks : Warga keracunan ditangani di rumah sakit