Sabtu, 29 September 2012 00:18:41 WIB

Lurah Lebak Bulus Getol Berdayakan Masyarakat

ariflur289

TERUS berkarya demi pengabdian kepada masyarakat menjadi cambuk semangat bagi Lurah Lebak Bulus, Arif Abidin Muchlis, AP, 38.

Lurah terbaik di Jakarta Selatan pilihan pembaca Pos Kota pada 2012 dan Lurah teladan tingkat DKI Jakarta 2012 ini mengawali kariernya sebagai staf protokol Gubernur DKI Jakarta (saat itu dijabat Sutiyoso) usai tamat dari Sekolah Tinggi Pemerintahan Dalam Negeri (STPDN) tahun 1997.

Setahun sebagai staf, ia dipercaya menjadi Ajudan Gubernur DKI Jakarta, Fauzi Bowo hingga tahun 2000.

Karier pria yang hobi membaca dan menulis ini mulai menggeliat. Mantan staf di bagian Prasarana Umum di Kecamatan Cilandak dan mantan Kasubag Pamdal Walikota Jaksel ini pertama kali menjadi lurah di usia 30 tahun dengan penugasan di Kelurahan Gandaria Utara, Kebayoran Baru.

Pada Desember 2010, ia ditugaskan sebagai Lurah Lebak Bulus, Kecamatan Cilandak hingga sekarang.

Dalam menjalankan amanah tersebut, bapak empat anak ini getol memberdayakan masyarakat untuk berpartisipasi dalam pembangunan. Begitu pula rajin berkolaborasi dengan segenap pemangku kepentingan lainnya.

Arif, panggilan akrabnya, juga gencar menyambangi warganya dari rumah ke rumah bersama Ketua TP-PKK Kelurahan Lebak Bulus, Evi Kusumawati, jajaran kelurahan, Muspikel hingga dokter puskesmas. Kesempatan bertemu langsung dengan warga di 79 RT dari 9 RW ini sudah menjadi agenda rutin setiap Jumat pagi.

Selain menggalang silaturahmi, juga lazimnya mendapat masukan maupun kritik, mengetahui permasalahan di lapangan untuk dicari solusi hingga terjalin komunikasi dua arah dengan warga.

“Pembangunan tanpa didukung keterlibatan masyarakat dan berbagai pihak mustahil dapat berjalan lancar,” katanya, baru-baru ini.

Tak heran sebagian besar waktunya nyaris dicurahkan kepada masyarakat untuk merangkul warganya yang berjumlah 39.075 jiwa.

Dalam memajukan pembangunan di kawasan Lebak Bulus maupun di Jaksel pada umumnya, ia mengusung motto Aman, Sehat, Ramah dan Indah (ASRI). Motto ini menjadi pijakan bersama untuk menggapai kehidupan yang lebih baik.

“Motto ASRI bukan cuma retorika semata tapi sebagai langkah awal dalam menginspirasi warga untuk lebih peduli lagi terhadap lingkungan dan pembangunan secara keseluruhan,” papar lurah yang langganan mendulang prestasi ini.

Prestasi yang diraih di antaranya juara I lomba kelurahan tingkat DKI 2012, juara I lomba P2WKSS DKI 2012, juara I lomba konservasi alam tingkat DKI 2012 dan juara II lomba pemanfaatan pekarangan dan lahan tingkat Kota Jaksel 2012.

Dalam kehidupan sehari-hari motto ASRI sejak setahun ini diterapkan dalam berbagai aspek. Mulai kesehatan, pengelolaan lingkungan, pendidikan, sosial, keagamaan dan lainnya.

Misalnya saja dalam pengelolaan lingkungan melalui kerja bakti, pemberantasan sarang nyamuk (PSN), penghijauan, komposting, pengerukan saluran, MCK hingga pembuatan lubang resapan biopori (LRB) di 79 RT yang setiap minggu dinilai.

“Untuk menggelorakan motto ASRI, setiap bulan kami mengadakan lomba RT-RW ASRI di 9 RW. Pemenangnya akan diumumkan pada akhir tahun,” katanya. (Rachmi)

Teks: Lurah Lebak Bulus, Jaksel, Arif Abidin Muchlis, AP. Lurah teladan tingkat DKI Jakarta 2012.

Baca Juga

© "Poskota", "Poskota Online" adalah merk dagang milik PT. Media Antarkota Jaya. Poskota diterbitkan oleh PT.Media Antarkota Jaya sejak 15 April 1970 di Jakarta. Izin Usaha: SIUPP No. 0088/SK/Menpen/SIUPP A/7 1986 13 Maret 1986.