Monday, 26 August 2019

Antrean Truk Kembali Mengular di Merak

Minggu, 30 September 2012 — 23:11 WIB
Antri truk di pelabuhan Merak-rahmat

MERAK (Pos Kota) – Ribuan truk yang hendak menyeberang ke Pulau Sumatera tertahan di Pelabuhan Penyeberangan Merak. Antrian kendaraan angkutan barang sejak Sabtu (29/9) dinihari ini nampak mengular di jalur Cikuasa Atas.

Selain meningkatnya aktivitas pengiriman barang ke Pulau Sumatera, antrian truk juga disebabkan imbas dari tenggelamnya kapal KMP Bahuga Jaya yang ditabrak kapal tanker.

“Tenggelamnya KMP Bahuga Jaya mempengaruhi pelayanan. karena jumlah kapal yang beroperasi berkurang,” ungkap Mario S Utomo, Humas PT Angkutan Sungai Danau dan Penyeberangan (ASDP) Indonesia Ferry Cabang Utama Merak, dihubungi Pos Kota Minggu (30/9).

Mario mengatakan, jumlah kapal yang beroperasi siang ini sebanyak 24 kapal. Dengan jumlah kapal sebanyak itu, kata Mario, pelayanan penyeberangan Pelabuhan Merak – Bakauheuni terganggu. “Idealnya, kapal yang seharusnya beroperasi sebanyak 26 hingga 28 kapal,” tutur Mario.

Berkurangnnya kapal yang beroperasi, lanjutnya, dikarenakan banyak kapal yang melakukan perawatan. Sementara akibat adanya peristiwa kapal tenggelam akibat bertabrakan dengan kapal tanker Norgas Cathinka, kapal menjadi berkurang.

“Saat kapal yang beroperasi sebanyak 24 kapal, lainnya melakukan perawatan. Akibat peristiwa tabrakan kemarin jumlah kapal jadi berkurang satu,” Mario menerangkan.

Meksi demikian, kata Mario, pihaknya juga mengakui jika waktu perawatan tidak sesaui dengan jadwal, sehingga pada saat dibutuhkan banyak kapal lainnya masih melakukan perbaikan. Akibatnya antrean truk kembali terjadi setelah beberapa pekan ini tidak pernah mengalami antrean panjang hingga keluar pelabuhan.

“Mudah-mudahan siang ini, antrian bisa segera terurai karena aktivitas pengiriman barang juga sedikit. Kami menyadari adanya antrean truk itu warga sekitar terganggu karena akses jalan jadi padat,” ucapnya. (haryono/dms)

Komentar ditutup.