Empat Penerjun Gagal Mendarat, Satu Patah Tulang

Senin, 1 Oktober 2012
Terjun Payung Kopasus

JAKARTA (Pos Kota) – Empat penerjun payung dari  Tentara Nasional Indonesia (TNI) gagal mendarat mulus saat melakukan latihan terjun payung (gladi kotor) jelang persiapan HUT TNI  ke-67 yang jatuh pada 5 Oktober 2012 nanti.

Akibatnya, empat anggota TNI meleset dari sasaran pendaratan, dan mendarat di rumah warga. Satu orang dari Gultor Kopassus mengalami patah tulang dan dirawat di RS Halim PK.

Kepala Penerangan Umum Lanud Halim Perdanakusuma, Mayor Gerardus Maliti membenarkan kejadian tersebut. “Iya benar. Ada empat penerjun parasutnya tidak mengembang sempurna dari ketinggian 8.000 kaki,” ucapnya, Senin (1/10).

Maliti membantah keempat penerjun itu jatuh. Mereka, katanya, hanya mengalami insiden parasut tidak terkembang sempurna. Tali temali keempat penerjun itu terbelit.

“Ada parasut yang saling terkait, jadi ada yang sedikit jatuh terhempas karena memakai parasut cadangan. Jatuhnya tak jauh dari podium awal berangkat,” lanjutnya.

Para penerjun itu tengah latihan gladi kotor persiapan Dirgahayu TNI bersama 79 penerjun payung lainnya. Mereka diangkut pakai  pesawat C-130 Hercules dari Lanud Halim Perdana Kusuma,  Jakarta Timur.

Kecelakaan  terjadi Pkl.  10:45 WIB  mengakibatkan anggota Gultor Kopassus, Serda Sukisno  mengalami luka patah tulang  paha kanan dan dirawat di UGD RS Halim Perdana Kusuma. (aby/dms)

foto: dok/ant

Tentang Kami

Poskota

Poskota, Poskotanews, Poskota Online adalah merk dagang milik PT. Media Antarkota Jaya. Poskota diterbitkan oleh PT. Media Antarkota Jaya sejak 15 April 1970 di Jakarta. Izin Usaha: SIUPP No. 0088/SK/Menpen/SIUPP A/7 1986 13 Maret 1986.