Monday, 27 May 2019

Baru Lima Desa di Serang Lunas PBB

Selasa, 2 Oktober 2012 — 0:00 WIB
panjulmu110

SERANG (Pos Kota) – Dari 66 desa/kelurahan di Kota Serang, baru lima lima desa yang telah melunasi Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) atau realisasinya mencapai 100 persen sejak Januari hingga Agustus 2012. Sementara, untuk tingkat kecamatan sendiri belum ada yang lunas 100 persen.

Kelima desa tersebut yakni Kelurahan Kalodran, Kecamatan Walantaka, dengan pokok ketetapan 44,853,470, kemudian Kelurahan Sukawana, Kecamatan Serang, Kelurahan Kalanganyar, Kecamatan Taktakan, dan dua Desa di Kecamatan Curug yakni Kelurahan Kemanisan dan Cipete.

“Padahal, jatuh tempo pembayaran PBB sebenarnya 31 Agustus lalu. Tapi, DPKD akan tetap menunggu hingga Desember nanti,” ungkap Tb Agus Suryadin, Kabid Pendapatan Dinas Pengelolaan Keungan Daerah (DPKD) Kota Serang, yang didampingi Kasie, Pendapatan Sumber-Sumber Lain (PSSL), Mat Alwi, diruang kerjanya, Senin (1/10).

Ia juga menambahkan, rendahnya realisasi PBB, harus didongkrak dengan kinerja aparat kelurahan yang cekatan dan kesadaran masyarakat. Ia mengaku, surat pemberitahuan pajak terhutang (SPPT) telah diserahkan DPKD kepada aparat desa atau kelurahan sejak Maret lalu. SPPT itu wajib dibagikan kepada wajib pajak di Kota Serang.

“Seharusnya SPPT itu dibagikan ke wajib pajak, agar wajib pajak bayar ke Bank. Namun, ada beberapa wajib pajak yang datang ke kita, dan menanyakan SPPT. Kalau ini terjadi, permasalahannya ada di aparat desa yang kemungkinan belum membagikan SPPT ke wajib pajak,” ungkapnya.
Mat Alwi menambahkan, dalam waktu dekat ini pihaknya akan melakukan evaluasi pihak desa/kelurahan agar rajin menggenjot target PBB. Sedangkan untuk realisasi PBB Kota Serang sendiri terhitung per Agustus lalu baru terealisasi 1,36 miliar, dari pokok ketetapan PBB 2012 sebesar Rp 4,36 miliar.

“Untuk memberikan motivasi kepada para aparat desa agar berlomba-lomba dalam untuk mencapai pokok PBB yang sudah ditetapkan, kita akan beri hadiah berangkat haji atau motor,” pungkasnya.

Ia juga menyebutkan, dari enam kecamatan di Kota Serang, Kecamatan Serang yang paling besar yakni sudah terealisasi 44,42 persen atau Rp 726.369.385, dari target Rp 1.635.353.866. (haryono)