Tuesday, 20 August 2019

Menipu Ustadz, Empat Pria Dicokok

Selasa, 2 Oktober 2012 — 0:08 WIB
ustadztuipu110

SUKABUMI (Pos Kota) – Empat pelaku penipuan dan pemalsuan surat ijin pengawas aliran kepercayaan masyarakat (Pakem) dicokok jajaran Polsek Sagaranten, Polres Sukabumi, Jawa Barat. Hingga Senin (1/10), keempat tersangka berinisal An, 40; DYT, 48; Jar, 48, dan Dad, 38 ini terpaksa harus meringkuk di hotel predeo.

Penangkapan keempat tersangka yang mengaku berprofesi sebagai wartawan dan pembantu pengacara ini setelah salah seorang ustadz di Sagaranten bernama Lutfhi melapor.

Kepada Lutfhi, keempat pelaku mengaku bisa memfasilisi membuatkan Pakem yang dikeluarkan oleh Kejaksaan Negeri Cibadak untuk kegiatan praktik paranormalnya.

Keempat pelaku memasang tarif kepada Lutfhi sebesar Rp1,5 juta untuk mengurus surat izin Pakem sampai selesai. Akhirnya, korban menyanggupi angka yang ditawarkan mereka. Tapan pikir panjang Lutfhi pun menyerahkan uang setengah dari harga kesepekatan.

Tak berapa lama, surat izin Pakem sudah selesai dan diberikan kepada Lutfhi. Sesuai kesepakatan, Ustadz Lutfhi pun melunasi sisa uang yang belum dibayar. Setelah itu, Lutfhi memeriksa surat Pakem tersebut dan ternyata ada kesalahan.

Karena penasaran, Lutfhi pun akhirnya mengecek surat ijin Pakem tersebut ke Kejari Cibadak. Namun, setelah dicek ternyata surat ijin Pakem tersebut dinyatakan palsu. Mengetahui hal ini, Lutfhi langsung melaporkannya ke aparat kepolisian.

“Memang benar ada empat orang yang diduga sebagai tersangka penipuan, penggelapan dan pemalsuan dokumen. Kini kasusnya tengah kami tangani,” tandas Kapolsek Sagaranten, AKP Djoko Supeno. (sule)

Teks : Ilustrasi