Sunday, 18 November 2018

Wa Ode Terancam 14 Tahun Dalam Penjara

Selasa, 2 Oktober 2012 — 17:08 WIB
14tahun210

JAKARTA (Pos Kota)- Wa Ode Nurhayati terancam dipenjarakan selama 14 tahun. Sebab, terdakwa kasus dugaan suap Dana Percepatan Infrastruktur Daerah (DPID) ini di diancam pidana 14 tahun penjara setelah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melalui Jaksa Penuntut Umum menggunakan dua pasal, yaitu pasal Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) dan pasal Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU).

“Untuk (pasal) Tipikor itu sebenarnya dua yang didakwakan atau yang disangkakan kepada Wa Ode. Pasal Tipikor mau dibuktikan, TPPU juga mau dibuktikan. Ini dua tuntutan, pidana korupsi dan TPPU,” ujar Juru Bicara KPK, Johan Budi di gedung KPK, Jakarta.

Dikatakan Johan, masing-masing pasal itu memiliki hukuman maksimal dan minimal. Kalau pasal itu digunakan kumulatif maka bisa dilihat mana yang bisa digabungkan. Namun, kata Johan, dari jaksa tetap menggunakan dua pasal itu dengan kalkulasi tuntutan 14 tahun penjara.

“Tapi nanti tergantung hakimnya. Bisa hakim memutuskan 10 tahun bisa juga 14 tahun,” tuturnya.

Senada dengan hal itu dalam sidang lanjutan kasus DPID, Selasa (2/10), tim JPU menuntut politisi PAN itu dengan 14 tahun penjara. JPU meyakini bahwa Wa Ode yang secara sah telah melanggar dua pasal sekaligus.

Pertama, pasal 12 huruf a UU nomor 31 tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo UU 20 tahun 2001 tentang perubahan atas UU 31 tahun 1999 tentang Pemberantasan tindak pidana korupsi dan pasal pasal 3 UU nomor 8 tahun 2010 tentang pencegahan, kedua pasal pemberantasan tindak pidana pencucian uang jo pasal 5 ayat 1 KUHP

“Menjatuhkan pidana oleh karenya atas terdakwa Wa Ode Nurhayati dengan pidana penjara selama 4 tahun dikurangai selama terdakwa berada di tahanan dan denda sebesar Rp500 juta subsidaer selama 3 bulan serta menjatuhkan pidana terhadap Wa Ode Nurhayati dengan pidana penjara selama 10 tahun dan denda sebesar Rp500 juta subsidaer penjara 3 bulan,” ucap salah seorang JPU di pengadilan Tipikor. (rizal)

Teks : Wa Ode saat menghadapi sidang