Tuesday, 25 September 2018

Pelajar Deklarasikan Akhiri Tawuran

Kamis, 4 Oktober 2012 — 19:41 WIB
deklatawur410

PULOGADUNG (Pos Kota) – Sedikitnya 200 pelajar dari 18 SMA/SMK di Jakarta menggelar “Deklarasi Sekolah Damai” di ruang Auditorium Yayasan Labschool, Rawamangun, Pulogadung, Jakarta Timur, Kamis (4/10). Kegiatan ini sebagai simbol bahwa pelajar di DKI Jakarta, sepakat menyudahi tawuran antar pelajar.

Deklarasi dibacakan oleh Alwan Hafizh, siswa kelas 3 SMA YP-Labschool di hadapan Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo, Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta Taufik Yudi Mulyanto, Kepala Suku Dinas Pendidikan Menengah Jaktim Rita Aryani, Kepala Seksi Pendidikan Dasar Kecamatan Pulogadung Samidi, pakar pendidikan Prof. Arief Rachman Hakim, dan ratusan pelajar.

Dalam ikrarnya, disebutkan, “Kami, siswa dan siswi Labschool YP-UNJ beserta pelajar yang hadir senantiasa bertekad untuk menjunjung tinggi kedamaian dan menghargai perbedaan dalam ikatan persaudaraan.”

Pada kesempatan itu, Alwan mewakili ratusan pelajar yang hadir juga mengajak seluruh pelajar di DKI untuk bersama-sama membangun budaya damai di lingkungan masing-masing. “Deklarasi ini diharapkan sebagai tonggak perdamaian di lingkungan pelajar dan menjauhkan dari kekerasan maupun tawuran antar pelajar,” katanya.

Gubernur DKI Jakarta, Fauzi Bowo mengatakan, kejadian yang menyangkut kekerasan terhadap pelajar memang mesti direspon secara proaktif. Menurutnya, deklarasi sekolah damai yang dicetuskan 200-an pelajar ini merupakan salah satu cermin bahwa pelajar menolak kekerasan dan tawuran.

“Perkelahian antarpelajar itu tidak sesuai dengan budaya damai. Bhineka Tunggal Ika inilah yang perlu kita jaga, tidak hanya slogan, ucapan, tapi juga tindakan sehari-harinya. Segala sesuatu yang besar dimulai dari perbuatan kecil, sedikit demi sedikit dan lama-lama menjadi bukit. Ketenangan kota Jakarta banyak tergantung pada lingkungan kecil,” ujar gubernur.(yulian)

Teks : Gubernur DKI Fauzi Bowo hadiri deklarasi pelajar akhiri tawuran