Janji Walikota Jelang Pilkada

Setahun RW di Bekasi Terima Rp 23 Juta

Selasa, 16 Oktober 2012
ilussetahun

BEKASI (Pos Kota) – Usulan pemberian dana operasional Rp25 juta/tahun mulai 2013 untuk setiap RW di Kota Bekasi, disambut gembira Ketua RW. Diharapkan ini bukan sekedar dalam rangka mencari suara pada Pilkada Desember nanti.

Walikota Bekasi Rahmat Effendi memang baru sekedar mengusulkan dan tercetus usai memimpin apel di Kecamatan Bekasi Selatan pada Senin (15/10) lalu.”Kebijakan ini sifatnya masih usulan dari saya pribadi agar peran RW di tengah masyarakat bisa lebih maksimal,” ujar walikota.

Dana tersebut bukan untuk pribadi Ketua RW tetapi untuk operasional dan dimanfaatkan bagi kegiatan yang bersifat stimulan, seperti perbaikan saluran air, sekretariat RW, dan posyandu.

Menanggapi usulan walikota tersebut, sejumlah Ketua RW mengungkapkan kegembiraannya. “Jika memang usulan itu benar terealisasi, jelas sangat membantu permasalahan yang kerap terjadi di lingkungan RW,” kata Ketua RW 03 Kelurahan Jatiluhur, Kecamatan Jatiasih Mamad HB

Selama ini, lanjut Mamad, ada dana insentif dari Pemkot untuk RW Rp300 ribu yang diterima tiap 3 bulan. “Jika benar nantinya ada dana operasional Rp25 juta/tahun akan sangat membantu kegiatan RW dan perbaikan lingkungan,” katanya.

Humas RW 11 Kaliabang, Bekasi Utara, Subarja, malah menilai usulan walikota sangat kental dengan nuansa kampanye. “Yang realistis sajalah, jangan hanya umbar janji, omongan saja tanpa ada kejelasan. Warga bosan dengan janji jelang Pilkada,” tegasnya.

Saat ini di Kota Bekasi ada 56 kelurahan dengan 1.000 RW. Jika setiap RW mendapat Rp25 juta/tahun berarti Pemkot Bekasi harus menganggarkan Rp25 miliar/tahunnya.

Anggota Komisi A DPRD Kota Bekasi Ronny Hermawan menanggapi positif usulan tersebut.”Selama bisa memberi manfaat untuk lingkungan RW setempat dan bisa dipertanggungjawabkan dana tersebut, tidak masalah,” katanya.

Ia berharap dengan bantuan tersebut akan lebih mempercepat pembangunan di Kota Bekasi. “Artinya Pemkot Bekasi mau memberdayakan RW karena RW bersentuhan langsung dengan masyarakat. Yang terpenting adanya dana operasional ini tidak menjadikan korupsi pindah ke level RW,” tegasnya. (Dieni)

Tentang Kami

Poskota

Poskota, Poskotanews, Poskota Online adalah merk dagang milik PT. Media Antarkota Jaya. Poskota diterbitkan oleh PT. Media Antarkota Jaya sejak 15 April 1970 di Jakarta. Izin Usaha: SIUPP No. 0088/SK/Menpen/SIUPP A/7 1986 13 Maret 1986.