Sunday, 18 August 2019

Setiap Tahun, Rp9 Miliar Pulangkan TKI Bermasalah

Jumat, 19 Oktober 2012 — 15:45 WIB
tri-sub

JAKARTA (Pos Kota) – Untuk menangani pemulangan belasan ribu  tenaga kerja Indonesia (TKI)  bermasalah, setiap tahun Kementerian Sosial menyiapkan anggaran Rp9 miliar.

Direktur Perlindungan  Sosial Korbanb Tindak Kekerasan dan Pekerja Migran Akifah Elansary mengungkapkan, selain untuk biaya pemulangan, anggaran tersebut juga dipakai untuk membantu TKI purna yang miskin untuk  memulai usaha ekonomi produktif (UEB).

“Hingga saat ini Kementerian Sosial,  sudah memberikan UEB bagi 11.000 TKIB miskin, dan hingga kini usahanya sudah berjalan baik. UEB diberikan agar mantan  TKI tersebut tidak punya keinginan lagi bekerja di luar negeri,” jelas Akifah, Jumat.

Sejak 2005 hingga 2010, sudah 185.083 TKI bermasalah yang dipulangkan dengan anggaran Rp127,4 miliar.. Sementara untuk tahun 2012, yang sudah dipulangkan 5.700 TKI bermasalah  dari Malaysia, dan 711 TKI overstayer dari Arab Saudi. Dengan anggaran Rp8 miliar.

“Alhamdulillah terjadi penurunan TKI bermasalah dan overstayer tahun ini,” ujar Akifah.

PERAN PEMDA

Dia mengungkapkan, banyaknya kasus TKI bermasalah dan overstayer akibat minimnya perlindungan dan informasi tentang negara dan peraturan  tempat mereka bekerja, Akibatnya, banyak muncul TKI bermasalah. Ada yang dianiaya majikan, gaji tidak bermasalah, trafficking dan lainnya..

“Disini peran pemda sangat dibutuhka untuk menyosialisasikan program penempatan TKI yang legal dan memerangi peran calo..,” katanya.

Untuk menangani TKI bermasalah dari Malaysia, Kementerian Sosial kini sedang membangun balai penempungan di lahan seluas 3 ha di Tanjung Pinang, Riau. “Nantinya, selain untuk penampungan, juga akan dipakai untuk pelatihan menyiapkan TKIB yang ingin kembali bekerja di luar negeri,” jelas Akifah.

(tri/sir)

Teks Gbr- Direktur Perlindungan Sosial Korban Tindak Kekerasan dan Pekerja Imigran, Akifah Elansary.(tri)