Thursday, 20 September 2018

Mancini : Yaya Toure Senang di Manchester City

Sabtu, 20 Oktober 2012 — 0:35 WIB
touseyaya1910

JAKARTA (Pos Kota)- Manajer Manchester City, Roberto Mancini, menekankan Yaya Toure senang berada di klub itu di tengah spekulasi pemain gelandang itu akan pindah dari stadion Etihad.

Sejumlah laporan menyebutkan mantan pemain Barcelona tersebut ingin tantangan lain setelah menang dalam Liga Primer dan Piala FA dengan Manchester City.

Klub-klub Eropa dikabarkan tertarik dengan salah seorang bintang Manchester City itu.

Namun Mancini menekankan Toure senang berada di Manchester City dan ingin tantangan yang lebih besar dari klub.

Mancini menyatakan Toure harus menggunakan Liga Champions sebagai tantangan bagi juara bertahan Liga Inggris itu.

“Setiap hari kami menghadapi tantangan baru karena dalam dua tahun kami menang Piala FA, Liga Primer dan Charity Field, dan kami ingin menang piala lain,” kata Mancini.

“Di Liga Primer, kami perlu berupaya lebih keras untuk menghadapi tantangan ini dan mempertahankan (gelar juara),” tambahnya.
West Brom lawan tangguh

“Saya senang karena Yaya menginginkan tantangan baru. Saya ingin tantangan baru. Saya ingin menang pertandingan berikutnya. Saya ingin menang Liga Champions.”

“Saya senang karena Yaya menginginkan tantangan baru. Saya ingin tantangan baru. Saya ingin menang pertandingan berikutnya. Saya ingin menang Liga Champions,” kata pelatih asal Italia ini.

Anak asuh Mancini akan berhadapan dengan West Brom hari Sabtu (20/10).

Manchester City menang secara meyakinkan dalam pertandingan terakhir liga Inggris melawan Sunderland 6 Oktober lalu.

Mancini mengatakan pertandingan tandang melawan West Brom ini akan sulit.

“Saat ini, saya rasa West Bromwich adalah tim yang menunjukkan permainan terbaik. Jadi bagi kami, besok adalah pertandingan sulit,” kata Mancini.

Saat ini Manchester City berada di posisi ketiga klasemen sementara Liga Inggris di bawah Chelsea dan Manchester United.(BBC/b)

Teks : Yaya Toure masih tetap betah di Manchester City (reuters)