Sunday, 16 December 2018

Golkar Incar Keluarga Sarwo Edhie Jadi Cawapres

Minggu, 21 Oktober 2012 — 20:54 WIB
sarwiedih2110

JAKARTA (Pos Kota) – Partai Golkar mengklaim paling siap soal pencapresan. Selain menjagokan Ketua Umumnya, Aburizal Bakrie (ARB) maju sebagai kandidat capres 2014, partai berlambang beringin itu juga mengincar jago dari Partai Demokrat (PD) untuk posisi calon wakil presiden.

Wacana mengambil capres dari Partai Demokrat ini dikemukakan Ketua DPP Partai Golkar Priyo Budi Santoso. Dia mengusulkan meminang kandidat calon wapres dari keluarga alm. Sarwo Edhi, seperti Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad), Jenderal TNI Pramono Edhie Wibowo, atau Ibu Negara Ani Yudhoyono.

Menanggapi wacana ini, Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) PD, Saan Mustopa mengungkapkan, hingga kini PD belum mendapat sinyal apapun termasuk kemungkinan kerja samanya dalam Pilpres 2014 mendatang.
“Belum ada pinangan resmi, itu kan hanya statement saja. Kita juga belum tahu apakah itu pernyataan resmi dari Golkar atau bukan,” kata Saan, dalam acara Tantangan dan Problematik Partai Politik Hari Ini dan Esok, di Jakarta, Minggu (21/10).

Lagi pula, kata Saan, Partai Demokrat saat ini belum membicarakan soal Pilpres. Soal itu akan dibicarakan dan ditentukan pada 2013 nanti. “Pertama kita sudah tegaskan untuk soal pilpres Demokrat bersikap akan dibicarakan atau ditentukan di 2013,” paparnya.

MENGHARGAI

Intinya Partai Demokrat menghargai kelau memang Partai Golkar ingin meminang kader Partai Demokrat atau keluarga besar Partai Demokrat. “Tapi sekali lagi kita sebenarnya memang belum memikirkan soal capres untuk 2014.”

Baru-baru ini Ketua DPP PG, Priyo Budi Santoso melontarkan gagasan meminang Ibu Negara Ny Ani Yudhoyono dan Kasad, Jenderal TNI Pramono Edhi Wibowo sebagai calon wakil presiden (cawapres) untuk mendampingi capres Aburizal Bakrie pada Pemilu 2014. “Cawapres Golkar bisa dari nama-nama yang selama ini beredar. Bisa Kasad, bisa juga Ibu Ani Yudhoyono,” ujar Priyo.

Ical sendiri kemarin melontarkan tiga kriteria cawapres untuk mendampinginya. Yakni, cawapres tersebut harus populer alias dikenal masyarakat, sehat jasmani dan rohani serta bisa kerja sama dengan dirinya. (aby)

  • ???

    Gandeng kepala sukunya dulu,baru incer anak buahnya?.ngak sopan langsung tembak gitu.mudah2an,pasangan yg ideal tuh!.