Saturday, 22 September 2018

Rencana Walikota Bekasi

Pendidikan Karakter Masuk Kurikulum

Jumat, 26 Oktober 2012 — 20:50 WIB
buildong2610

BEKASI (Pos Kota) – Tawuran pelajar di Kota Bekasi makin memprihatinkan. Karenanya, Pemerintah Kota Bekasi berencana memasukan pendidikan karakter atau characterbuillding ke dalam kurikulum pendidikan di Kota Bekasi.

Walikota Bekasi, Rahmat Effendi, menegaskan pendidikan karakter perlu ditanamkan sejak dini kepada pelajar dengan diperkuat pendidikan agama. “Hal ini dimaksudkan untuk meminimalisir aksi kekerasan pelajar, dan dapat meningkatkan kualitas dan kuantitasnya,” ungkapnya.

Ditambahkan Walikota, pendidikan karakter terhadap siswa bukan hanya menjadi tanggungjawab sekolah saja, namun juga tanggung jawab semua pihak, termasuk orang tua, lingkungan dan pemerintah daerah. Sehingga penanganan terhadap kekerasan pelajar perlu dilakukan secara sinergis dan berkelanjutan.

“Dari data yang ada, kekerasan atau tawuran di kalangan pelajar di Kota Bekasi masih relatif rendah. Namun, tindakan antisipasi perlu dilakukan, sehingga bisa menjadi semacam vaksin kekebalan,” kata Rahmat.

Menurut dia, pendidikan karakter merupakan amanat dari Kementerian Pendidikan Nasional, sehingga akan diterapkan juga di Kota Bekasi. Namun, untuk tingkat SD belum diberikan karena dianggap belum terlalu membutuhkan.(Dieni)

Teks: Walikota Bekasi Rahmat Effendi saat bertemu dengan pelajar Kota Bekasi.

  • http://www.facebook.com/pecel.lele.982292 Pecel Lele

    Yang benar pelakunya dihukum berat dan dipertontonkan di muka umum… selama ini kan pelakunya cuma tandatangan surat pernyataan dan dikembalikan ke orang tuanya. SIAPA TAKUT??? Lah anak kan tidak jauh berbeda dengan orang tuanya, buah jatuh tidak jauh dari pohonnya.

  • octarymega

    kenapa tingkat SD belum dianggap memerlukan pendidikan karakter? bukannya penanaman itu baik ketika dini?