Alat Tambal Ban Tubles

Senin, 29 Oktober 2012
ban

Membawa peralatan tambal ban tubles, bukan berarti ingin menjadi tukang tambal ban. Peralatan tersebut bisa menjadi alat darurat ketika menghadapi masalah, ban kempes. Maklum, tidak selamanya tukang tambal ban bisa dengan mudah dijumpai saat ban tiba-tiba kempes. Bahkan ada kalanya, menambal ban dengan cara tubles lebih mudah daripada menggantinya.

Banyak tipe kendaraan yang sulit dalam penggantian bannya. Dari mulai melepas bannya yang kempes maupun serepnya hingga pemasangannya. Tahapan ini memerlukan waktu yang lumayan lama. Beda kalau dengan cara menambal sendiri dengan peralatan yang sudah dipersiapkan. “Tidak perlu melepas ban, bisa langsaung memasukan alat tambal dalam lubang,” kata Sobirin, tukang tambal ban di kawasan Kramat Jati, Jakarta Timur.

Paket peralatan tambal itu biasanya terdiri dari besi tajam untuk melubangi dan penjepit karet yang digunakan untuk menutup lubang. Selain itu juga ada lem agar rekatan semakin kuat. “Tanpa lem pun sebenarnya sudah kuat, tapi supaya yakin bisa ditambah lem perekat itu yang dijual dalam satu paket,” tambah Sobirin. “Harganya macam-macam berkisar antara Rp50 hingga Rp80an ribu.” (*)

Terbaru
Terpopuler
KIH Belum Serahkan Nama
Pemilihan Pimpinan Alat Kelengkapan DPR Buntu
Kamis, 23 Oktober 2014
Politik
Gasak Motor di Kelapa Gading
Komplotan Curanmor Ditembak, Senpi Rakitan Disita
Kamis, 23 Oktober 2014
Perampokan dan Pencurian
Kicauan Denny JA Dalam Akun Twitter
Tim Sukses Sindir Jokowi Lambat Umumkan Kabinet
Kamis, 23 Oktober 2014
Politik
Ketigakalinya Demo ke Balaikota
Massa Buruh Minta Ahok Jangan Gegabah
Kamis, 23 Oktober 2014
Jakarta
Setinggu Dua Meter
Pedagang Pasar Induk Kramatjati Keluhkan Tumpukan Sampah
Kamis, 23 Oktober 2014
Jakarta
Berada di Atas Lahan Pengairan
25 Bangunan Liar di Kalimalang Bekasi, Dibongkar
Kamis, 23 Oktober 2014
Bekasi
Polisi Kejar Pelaku
Baru Sehari Bekerja, Pembantu Gasak Perhiasan Majikan di Menteng
Kamis, 23 Oktober 2014
Perampokan dan Pencurian
Murid SD Dapat Paket Olahan Sudin Nakkan
`Asyik, Kami Dapat Makan Gratis…`
Kamis, 23 Oktober 2014
Jakarta
Tak Pernah Dapat Bantuan
Washliyah Protes Penyaluran Bansos Kemenag
Kamis, 23 Oktober 2014
Agama
Polres Lampung Tengah
Asyik Judi Koprok, Tunggang Langgang Saat Digerebek
Kamis, 23 Oktober 2014
Peristiwa

Tentang Kami

Poskota

Poskota, Poskotanews, Poskota Online adalah merk dagang milik PT. Media Antarkota Jaya. Poskota diterbitkan oleh PT. Media Antarkota Jaya sejak 15 April 1970 di Jakarta. Izin Usaha: SIUPP No. 0088/SK/Menpen/SIUPP A/7 1986 13 Maret 1986.