Friday, 19 July 2019

Mobil Masih Uji Coba SPLU Sudah Disiapkan

Senin, 29 Oktober 2012 — 11:31 WIB
splu

SEJUMLAH stasiun pengisian listrik umum (SPLU) sudah dibangun di beberapa lokasi. Selain di empat kantor area PLN, juga di dua kementerian.  Meski SPLU sudah siap sebenarnya juga belum digunakan.

General Manajer PLN Distribusi Jakarta dan Tangerang, Moch Sulastyo ketika dikonfirmasi mengaku pembangunan SPLU di beberapa lokasi baru merupakan pilot project. “Untuk sementara, kami belum mengembangkannya lebih jauh,” katanya di sela-sela rapat kerja dengan seluruh manajer area, kemarin.

Yang penting saat ini pihaknya sudah memperkenalkan ke masyarakat bahwa PLN bisa menyiapkan infrastruktur untuk mobil listrik.

Manajer Distribusi PLN Jakarta dan Tangerang, Paranai Suhasfan mengaku belum ingin menambah jumlah SPLU. Saat ini baru tujuh SPLU yang dibangun masing-masing di Kementerian BUMN, Kementerian ESDM, kantor Ditjen Kelistrikan, PLN area Bulungan, Menteng, Tanjung Priok dan Ciputat.

Jumlah SPLU baru akan ditambah, jika populasi kendaraan listrik terlihat bertambah. Kalau jumlah SPLU digenjot dari sekarang dikhawatirkan akan mubazir. Karena populasi kendaraan listrik masih sedikit.

Meski biaya untuk membuat satu SPLU di bawah Rp15 juta/unit. Namun kalau kendaraan yang mengisi listrik masih terbatas, maka SPLU nanti lebih banyak ‘nganggur’. Jadi sia-sia.

Padahal ini merupakan bagian  dari strategi bisnis PLN menjual listrik. Karenanya harus diperhitungkan dengan matang.   Kalau diserahkan kepada pihak ketiga membangun SPLU, mereka  belum tentu juga mau kecuali bila pengguna mobil dan motor listrik sudah berkembang.

“Ke depan. Kami kira mereka mau membangun SPLU kalau produksi kendaraan listrik sudah banyak,” ujar Paranai. “Tak hanya pengelola pusat perbelanjaan, pengelola gedung perkantoran nanti akan tertarik menyediakan SPLU di tempatnya.”
(budi setiawan)