Saturday, 25 November 2017

2 Terpidana Korupsi TPA Bantargebang Agar Menyerahkan Diri

Selasa, 30 Oktober 2012 — 23:15 WIB
wantedbekasi3010

BEKASI (Pos Kota) – Dua terpidana kasus korupsi TPA Bantargebang tahun 2002, Bagas Subarnowo yang saat ini menjabat sebagai Kabid Binamarga Dinas Bimarta Kota Bekasi, dan Wahyu Mulyana bin Muhamad Hanan mantan PNS Pemkot Bekasi, diminta segera menyerahkan diri.

Kepala Kejaksaan Negeri Kota Bekasi, Irnensif, menegaskan, pihaknya sudah menetapkan kedua orang tersebut dalam Daftar Pencarian Orang (DPO), dan sudah meminta pihak Imigrasi untuk mencegah tangkal keduanya berpergian ke luar negeri.

“Kita sudah memberlakukan status DPO kepada kedua terpidana, bahkan sampai kita datang ke rumahnya dan menemui anak serta isterinya, tapi mereka bilang tidak tahu, alasan mereka HP saja ditinggal sehingga keberadaan mereka tidak diketahui,” ujar Irnensif, Selasa, (30/10).

Kejaksaan mengimbau kedua tersangka menyerahkan diri agar proses hukum segara dapat dilakukan. Selain itu, pihak keluarga juga diminta proaktif untuk ikut mencari tahu keberadaan kedua terdakwa.

“Kita mengimbau kepada keluarga agar kooperatif dan memberitahu agar kedua terpidana untuk menyerahkan diri, bahkan saya meminta pemerintah dalam hal ini Sekda untuk ikut memberikan informasi jika memang ada yang mengetahui keberadaan Bagas dan Wahyu,” tambahnya.

Dia berharap kasus tersebut bisa segera selesai, sehingga bisa melanjutkan ke kasus berikutnya, terutama terkait dengan kasus-kasus korupsi di Kota Bekasi.
“Pemkot Bekasi juga harus ikut mencari keberadaan kedua terpidana tersebut,” pungkasnya.

Kedua terpidana terbukti sesuai putusan Kasasi Mahkamah Agung melakukan tindak pidana korupsi dengan merugikan negara sebesar Rp1,3 miliar lebih dengan putusan hukuman 2 tahun, denda 50 juta subsider 2 bulan penjara. (Dieni)

Foto ilustrasi