Sunday, 23 September 2018

30 Pasang Suami-Istri Nikah Massal

Selasa, 6 November 2012 — 13:27 WIB
komarsal611

SURABAYA(Pos Kota)- Sebanyak 30 pasangan suami istri nikah massal di balai Desa Tambak Lekok, Kecamatan Lekok, Kabupaten Pasuruan Jawa Timur, Selasa (6/11).

Mereka mayoritas pasangan yang selama ini menikah di bawah tangan atau nikah sirri.

Modin warga Desa Tambak Lekok Muhammad Akib mengaku nikah massal gratis ini meringankan beban warga miskin yang selama ini tak mampu untuk mendaftarkan pernikahannya ke kantor urusan agama (KUA). “Dari 35 pasangan suami istri nikah siri yang terdata hanya 5 pasangan yang enggan mengikuti nikah massal,” katanya.

Dari ke-30 pasangan, terdapat sepasang suami istri yang baru muallaf. Mereka adalah pasangan Abdullah,22 dan Yulia Dewi Utomo,22. Tak hanya itu, ada pula pasangan tertua yakni Saifullah,45 dan Hayani,60. “Peserta nikah massal , rata-rata sudah paruh baya. Yang tertua usianya 60 tahun,” imbuh Muhammad Akib.

Kepala Desa Tambak Lekok Tohir Akbar mengatakan, tujuan digelarnya nikah massal gratis di desanya ini juga untuk memberantas budaya nikah di bawah tangan atau nikah siri di masyarakat. Karena menurutnya, bagaimana pun juga akibat proses nikah ini, yang sangat dirugikan adalah anak dari hasil pernikahan tersebut.(nurqomar)

Teks : Pasangan yang nikah massal tunjunkkan buku nikah

  • http://www.facebook.com/bharata.ading Ading Bharata

    hwadhuhhh….telat aku rek….jan-jane arep melu…..